Home / ACEH / Rocky Minta BPN Ukur Ulang HGU Bermasalah

Rocky Minta BPN Ukur Ulang HGU Bermasalah

Foto: Bag. Humas dan Protokoler Setdakab Aceh Timur.

KLIKKABAR.COM, ACEH TIMUR – Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Aceh diminta melakukan pengukuran ulang terhadap Izin Hak Guna Usaha (HGU) sejumlah perusahaan perkebunan di Aceh Timur.

Bahkan saat ini, banyak lahan yang sudah masuk dalam HGU milik sebuah perusahaan dibiarkan terbengkalai bertahun-tahun dan tidak dimanfaatkan sama sekali.

Baca Juga: Rocky Juga Lapor HGU Bermasalah ke Ombudsman

“Setiap perusahaan perkebunan seharusnya menyediakan 20 persen kebun plasma dari luas HGU untuk masyarakat. Tapi seluruh perusahaan perkebunan disini belum melaksanakannya,” kata Bupati Aceh Timur H. Hasballah HM.Thaib atau Rocky, dalam pertemuan dengan jajaran Kanwil BPN Aceh di Pendopo Idi, Jumat (2/11/2019).

Ia juga menjelaskan, HGU yang dimiliki perusahaan perkebunan juga telah menghilangkan sejumlah gampong definitif, seperti Gampong Gajah Mentah di Kecamatan Sungai Raya.

“HGU PT Patria Kamou, yang sebelumnya mencakup seluruh Gampong Gajah Mentah, sehingga Pemerintah Gampong tidak dapat membangun desa, karena lahan desa secara geografis masuk dalam HGU,” kata Rocky.

Banyak desa lain juga bersengketa dengan sejumlah perusahaan perkebunan, seperti di Kecamatan Birem Bayeun, Ranto Selamat, Peureulak Timur, Peureulak Barat, Ranto Peureulak, Banda Alam dan Indra Makmu.

“Karenanya kita minta BPN Aceh dan BPN Aceh Timur segera turun ke lapangan untuk mengukur ulang HGU-HGU milik perusahaan perkebunan,” kata Rocky.

Kepala Kanwil BPN Aceh, Saiful, SP, MH, dalam kesempatan tersebut sepakat untuk melakukan pengukuran ulang terhadap HGU yang bersengketa dengan masyarakat dan pemerintah, seperti PT Patria Kamou.

“Dalam waktu dekat kita akan panggil seluruh pihak perusahaan perkebunan di Aceh Timur, guna membicarakan berbagai persoalan termasuk sengketa lahan masyarakat dengan perkebunan,” kata Saiful seraya mengatakan, seluruh laporan Bupati Aceh Timur akan diteliti dan akan diselesaikan sengketanya.