Home / BERITA TERBARU / Uang Memicu Konflik Rumah Tangga? Ini Solusinya

Uang Memicu Konflik Rumah Tangga? Ini Solusinya

Ilustrasi.

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Salah satu penyebab  konflik rumah tangga adalah karena uang. Mengingat banyak kebutuhan yang harus dipenuhi, kadang urusan uang jadi penyebab utama pertengkaran.

Deny Hen dalam buku  The Great Marriag memberikan tips mengurangi konflik mengenai keuangan keluarga. Dikutip dari popular, Rabu (31/10/2018) berikut ini lima solusinya.

1.Budget planning (perencanaan anggaran)

Buat perencanaan anggaran yang baik. Pengeluaran per minggu, per bulan, hingga per tahun perlu dicatat. Selain itu, penting juga untuk membuat pos-pos pengeluaran, seperti untuk kebutuhan makanan, kebutuhan sekolah anak, pengeluaran rumah tangga rutin, dan sebagainya.

2. Simpan di kotak yang sama

Ini bisa dilakukan untuk pasangan suami istri yang sama-sama bekerja atau punya penghasilan sendiri.  Bisa dimulai dengan menaruh semua penghasilan dalam kotak yang sama sebagai penghasilan keluarga.

3. Miliki kotak uang saku masing-masing

Perlu juga punya kotak uang saku masing-masing. Besarnya uang saku ini bisa ditentukan dan disepakati bersama. Uang saku ini digunakan sesauai dengan kehendak hati masing-masing.

4. Diskusikan gaya pengaturan keuangan

Kita dan pasangan mungkin punya gaya pengaturan keuangan yang berbeda. Hal ini perlu dikomunikasikan sejak awal agar ke depannya tidak ada salah komunikasi atau salah pengaturan.

Hal-hal seperti berapa uang yang biasa ditabung atau diinvestasikan, donasi yang dikeluarkan secara rutin, dan berapa banyak uang yang dibelanjakan secara teratur juga perlu didiskusikan dan dibicarakan bersama.

5. Jangan “gali lubang tutup lubang”

Masalah utang bisa jadi pemicu konflik dalam rumah tangga yang cukup serius. Kalau ada utang baiknya segera diselesaikan. Kalau pun mau mengambil utang, diskusikan dulu dengan pasangan.

Karena kalau dari awal masalah utang ini tidak dikomunikasikan dengan baik, bisa memicu masalah yang terus membesar dari waktu ke waktu.