Home / BERITA TERBARU / Aceh Benteng Terakhir Hutan di Sumatera

Aceh Benteng Terakhir Hutan di Sumatera

(Foto: Istimewa)

KLIKKABAR.COM, MEDAN – Sekitar 30 persen tutupan hutan di Sumatera berada di Aceh. Tidak salah dikatakan bahwa Aceh adalah benteng terakhir di Sumatera dalam upaya pelestarian hutan dan berperan besar penanganan perubahan iklim.

Pemerintah Aceh masih membutuhkan dukungan dari berbagai pihak dalam upaya-upaya menangani masalah perubahan iklim, seperti yang telah dilakukan oleh proyek SICCR-TAC.

Demikian sebut Kepala Bidang Konservasi dan Sumber Daya Alam, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh, M. Daud, S.Hut, M.Si dalam talkshow dengan format seminar di Medan, Rabu (17/10/2018).

Hingga kini DLHK melalui program Support to Indonesia’s Climate Change Response (SICCR-TAC) telah membantu Pemerintah Aceh dalam peningkatan kapasitas aparatur negara dengan melatih PPNS, program kegiatan strategis seperti mendukung penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Aceh (RPJMA).

“Hal ini menjadi signifikan karena strategi pemerintah Aceh sudah diarusutamakan dalam RPJMA sebagai salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menangani masalah perubahan iklim,” ungkap Daud dalam 8𝑡ℎ Indonesia Climate Change Forum & Expo (ICCFE) 2018 di Medan, Sumatera Utara.

Disebutkan di antara program yang telah dan sedang berlangsung yang didanai oleh Uni Eropa yaitu program penggunaan dana desa untuk dialokasikan kepada program penyelamatan lingkungan serta telah secara resmi diberlakukan di Kabupaten Pidie melalui Peraturan Bupati No.12, tahun 2018.

Dalam seminar itu jgua dibahas fenomena perubahan iklim adalah keniscayaan yang tak dapat dibendung. Dampak perubahan iklim seperti bencana alam, banjir, longsor, banjir bandang hingga kemarau yang makin meningkat.

“Proyek ini paling giat membantu pemerintah Aceh dalam menangani perubahan iklim,” ungkap Muhammad Daud di awal diskusi tersebut sejak 17-19/10/2018.

Pembicara lain dari SICCR-TAC, Riko Wahyudi, S.Hut, M.Sc, Dr Fauzi Harun, Staf Khusus Bupati Pidie Bidang Lingkungan dan Pengelolaan Sumber Daya Alam dan lain-lain.

Baca Juga: Nasib Kawasan Ekosistem Leuser Kian Kritis

Menguak Kerusakan Suaka Margasatwa Rawa Singkil

Yuk, Jalan-jalan ke Kawasan Ekosistem Leuser Via Google Earth