Home / ACEH / PB Percasi Cari Bibit Pecatur pada Kejurnas di Aceh

PB Percasi Cari Bibit Pecatur pada Kejurnas di Aceh

Ketua Umum PB-Percasi, GM Utut Adianto (dua kiri) didampingi Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, Ketua Harian Koni Aceh, Kamaruddin Abu Bakar, dan Kabid Dana PB-Percasi, Amir Faisal Nek Muhammad saat pembukaan Kejurnas 47 di Hall Serbaguna Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Rabu (10/10/2018) malam. (Muhammad Fadhil/Klikkabar)

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB-Percasi) ke-47 resmi dimulai.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan lonceng oleh Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah di Hall Serbaguna Komplek Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Rabu (10/10/2018) malam. Kegiatan ini akan berlangsung hingga 16 Oktober 2018.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Umum PB-Percasi, GM Utut Adianto, Kabid Dana PB-Percasi, Amir Faisal Nek Muhammad, Ketua Harian Koni Aceh, Kamaruddin Abu Bakar dan sejumlah pengurus lainnya.

Ketua Umum PB-Percasi, GM Utut Adianto mengatakan, Kejurnas kali ini akan menjadi momentum mereka mencari bibit-bibit muda untuk dipersiapkan pada even internasional, baik tingkat Asia maupun dunia.

Ratusan pecatur dari berbagai daerah di Indonesia akan mulai bertanding besok pagi. Ini menjadi momen PB-Percasi melihat bakat-bakat pecatur masa depan Indonesia.

“Yang jelas dari Kejurnas biasanya akan ada bibit menonjol, ini nanti tugas PB-Percasi, kita juga menyiapkan tim pemandu bakat untuk melihat, mudah-mudahan di sini ada lahir pencatur hebat nantinya,” kata GM Utut.

Disebutkan GM Utut, pada Olimpiade lalu pecatur putra Indonesia berada di peringkat 57 dari 185 negara yang ikut ambil bagian. Sementara pecatur putri berada di peringkat 35.

Artinya, kata dia, hasil ini menunjukkan bahwa prestasi yang diraih Indonesia sangat memuaskan. Apalagi, PB-Percasi menurunkan pencatur lapis kedua pada even itu.

“Kemarin (Olimpiade) yang main pemain muda-muda atau lapis dua, begitu juga putri. Kita harapkan mereka jadi pecatur hebat 3-4 tahun ke depan,” ujar GM Utut. []