Home / ACEH / Cakra 19 Aceh: Tinggi Provokasi Terhadap Tokoh Agama

Cakra 19 Aceh: Tinggi Provokasi Terhadap Tokoh Agama

 

KLIKKABAR.CO, BANDA ACEH – Ketua Cakra 19 Aceh Gumarni, SH, MSi menjelaskan seputar aktivitas Cakra 19 Aceh. Dalam deklarasi beberapa waktu lalu, ia memaparkan program Cakra Aceh seperti melanjutkan tegaknya syariat Islam, melanjutkan damai MoU Helsinki, melanjutkan program dana desa yang sudah berjalan selama ini serta melanjutkan koordinasi bersama tokoh adat, tokoh budaya, dan intelektual kampus, dalam menjaga Aceh dan NKRI.

Dalam sambutannya, Ketua Cakra 19 Aceh juga menyatakan Tim Cakra untuk menyatukan dukungan kepada Ir Jokowi –Prof K.H Ma’aruf Amin sebagai Presiden RI 2019-2024. Simak penuturannya kepada Klikkabar.com pada Kamis (4/10/2018).

Alasan dibentuk Cakra 19 di Aceh?

Dalam rangka mewujutkan cita-cita Relawan Jokowi dalam sebuah perkumpulan Cakra 19 Pusat secara Nasional dari Sabang-Marauke sehingga dipandang perlu membentuk perwakilan di Aceh.

Siapa saja pengurus Cakra 19 Aceh?

Pembina Utama Bapak Jenderal (purn) Luhut Binsar Panjaitan serta 19 jenderal/letjen/mayjen/purn yang telah bersatu menjaga NKRI dan mempersatukan kekuatan untuk membatu tercapainya kemenangan Bapak Jokowi-Ma’aruf Amin pada 2019.

Bagaiman kisahnya Anda terpilih di Cakra 19 Aceh?

Sekitar 8 bulan lalu, saya berjumpa Letjen TNI (purn)  Eko Wiratmoko  yang baru memasuki masa purnawirawan TNI. Terakhir bertugas di Sekretaris Menkopolhukam. Dalam pertemuan kekeluargaan itu, kami ditanyakan pandangan pribadi saya pada capres 2019. Saya menyampaikan lebih mendukung Jokowi dua periode ke depan. Mengingat sosok Jokowi yang merakyat dan kegiatan bernegara tidak mengedepankan kepentingan keluarga dan pribadi serta kelompok lainnya. Lalu Pak Eko tanya kepada saya jika ada yang tawarin menjadi timses capres lain selain Pak Jokowi, apa saya mau?

Saya jawab tidak. Beliau tanya lagi kenapa?  Saya jawab karena telah melihat program Jokowi jelas seperti Dana Desa dan Program keluarga harapan (PKH). Kalau capres lain baru direncanakan prongramnya. Takut nanti program yang telah merakyat dijalankan Jokowi akan terhapus pada program capres baru. Lalu Pak Eko tanya lagi, bagaimana kalau saya jadi tim Relawan Capres Jokowi. Saya oke dan bersedia.

Apa progran Cakra 19 di Aceh?

Ada beberapa hal seperti meluruskan pada masyarakat Aceh tentang berita teknologi era modern yang sering terinfokan hoaks yang berakibat rusak citra kebaikan Jokowi yang telah lama berbuat baik dengan pengabdian yang tulus ikhlas pada masyarakat secara umum. Kedua, membangun sebuah kekuatan besar sampai ke pelosok desa untuk memenangkan pasangan Jokowi-Ma’aruf Amin.

Ketiga, mempromosikan program Pak Jokowi yang telah dirasakan langsung oleh masyarakat Aceh, seperti Dana Desa, PKH, dan lainya yang sedang dirancang seperti jalan tol, irigasi, serta program Dana Otsus untuk Aceh terus ditingkatkan oleh pemerintah pusa.

Keempat, melakukan kegiatan bakti sosial dan pemberdayaan masyarakan seperti penyerahan bibit padi unggul langsung kepada petani sawah di pedalaman. Mengantarkan bantuan sembako pada janda miskin, anak yatim dan kaum duafa lainnya. Itu merupakan salah satu program dilakukan dalam merebut hati rakyat untuk Jokowi-Ma’aruf pada 2019 nanti.

Bagaimana peluang dan kendala Aceh memenangkan Jokowi-Ma’aruf?

Peluang menang masyarakat Aceh telah pandai berpolitik sehingga tidak mudah diprovokasi dengan program bohong. Masyarakat Aceh selama Pak Jokowi telah merasakan nikmat Dana Desa dan PKH.

Masyarakat Aceh telah melahirkan kepercayaan pada Jokowi setelah melihat langsung penindakan korupsi sudah ditegakkan tampa pandang bulu. Menteri, gubernur, DPR, tidak pernah mengintervensi KPK dalam penindakan korupsi di aceh dan Indonesia.

Kendalanya yakni provokasi pada tokoh agama di Aceh sangat tinggi dari lawan politik dan tokoh tersebut masih mudah mempercayai teknologi atau berita hoaks. Masyarakat Aceh sangat fanatik pada tokoh sehingga yang disampaikan tokoh daerahnya mudah dipercaya walau itu berita bohong yang sengaja diisukan oleh oknum atau lawan politik.

Masyarakat Aceh banyak kepentingan menuju tahun 2019 ada caleg DPRK/DPRA walau mengatakan bersama koalisi Jokowi tapi bergerak cepat sampai ke desa mempromosikan Jokowi kemungkinan berkurang karena mereka punya target sendiri untuk mencapai kemenangannya.

Bagaimana menangkis serangan terhadap jokowi dalam aspek agama?

Islam bagi orang Aceh adalah kehormatan yang telah dijaga dan bina bersama seluruh tokoh turun-temurun. Jadi semakin dijelekkan Pak Jokowi oleh lawan politik tentang agama semakin besar peluang Pak Jokowi pada 2019.