Home / BERITA TERBARU / Bahayakah Tidur dengan Kipas Angin Menyala di Malam Hari?

Bahayakah Tidur dengan Kipas Angin Menyala di Malam Hari?

Ilustrasi | Image: manaberita.com

KLIKKABAR.COM – Udara yang panas membuat sebagian orang harus tidur malam dengan menggunakan kipas. Sayang, kebiasaan ini dapat menyebabkan gangguan kesehatan khususnya pada mereka yang memiliki masalah kesehatan tertentu seperti asma atau alergi debu.

Dilansir dari Independent, saat baling-baling kipas berputar untuk mengedarkan udara, gerakannya akan membuat partikel debu dan alergen lainnya terbang. Sementara mereka yang memiliki asma dan alergi debu menghirup partikel tersebut, berisiko tinggi mengalami iritasi.

Bilah kipas juga dapat mengumpulkan debu hingga sangat tebal. Kendati demikian, kumpulan debu pada bilah kipas ini dapat meningkatkan kekambuhan asma dan alergi dalam jumlah kecil. Karena itu, untuk meminimalisir risiko kekambuhan pastikan selalu membersihkan baling-baling kipas secara teratur.

“Kipas dapat menciptakan aliran udara yang membantu mensirkulasi partikel dalam ruangan, termasuk polutan dan beberapa alergen. Bagi banyak dari kita, itu tidak benar-benar menimbulkan masalah. Namun jika pada saat kipas menyala terjadi bersin atau gejala hidung memburuk, dan terjadi alergi maka itu bisa mengganggu dan mungkin menyebabkan flare-up di hidung,” ujar ahli alergi, Dr Clifford Bassett.

Fakta lainnya, penggunan kipas angin semalaman juga dapat memicu kram otot dan kulit kering karena udara dingin yang terkonsentrasi membuat otot menjadi tegang dan kaku sehingga tubuh terasa sakit di pagi hari. Begitu juga dengan penderita radang sendi yang akan merasakan sakit parah saat menggunakan kipas semalaman.

Sedangkan untuk kulit kering, Dr Clifford Bassett menyarankan menjaga kelembapan kulit dengan mengoleskan lotion dan perbanyak minum air putih. Namun, kondisi ini tidak berlaku bagi mereka yang tidak memiliki masalah kesehatan apapun sehingga penggunaan kipas angin semalaman aman dilakukan, demikian dikutip dari Sindonews.