Home / ACEH / Kabar Duka, Amirah Tutup Usia

Kabar Duka, Amirah Tutup Usia

Amirah, bayi gajah yang terkena jerat saat menjalani perawatan di PKG Saree, Aceh Besar, Kamis, 3 Mei 2018. (Zamzami Ali/Klikkabar.com)

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Kabar duka menyelimuti para pegiat dan pecinta dunia konservasi setelah kabar kematian Amirah, tersiar pada Senin (24/9/2018) pagi tadi.

Kepala Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Sapto Aji Prabowo dalam keterangannya kepada Klikkabar.com mengatakan, ia saat ini telah berada di Pusat Konservasi Gajah (PKG) Saree, Aceh Besar, tempat Amirah dirawat selama ini.

Amirah dikatakannya ambruk pagi tadi karena kondisi kesehatan yang kian menurun akibat komplikasi penyakit. Tim medis yang berusaha memberikan pertolongan tidak dapat berbuat banyak meski telah melakukan berbagai upaya penyelamatan.

Baca: Bayi Gajah yang Terjerat di Aceh Diberi Nama Amirah

“Sesuai analisis awal, Amirah memang memiliki masalah gangguan ginjal dan hatinya. Dia juga kekurangan kalsium,” kata Sapto.

Pihaknya juga mengakui akan mengambil sampel beberapa organ tubuh Amirah, untuk proses penyelidikan dan penyebab pasti kematian Amirah.

“Setelah itu, Amirah akan kita kuburkan. Kami meminta maaf, nyawa Amirah tidak bisa kami selamatkan,” timpal Sapto.

Sekadar diketahui, Amirah adalah bayi Gajah Sumatera (Elephas Maximus Sumatranus) betina liar yang tiba dan dirawat di PKG Saree sejak Kamis, 3 Mei 2018.

Tim BKSDA Aceh yang dipimpin oleh Kepala Seksi Wilayah 1, Dedi Irvansyah serta dibantu oleh tim medis dari Usnyiah kala itu berhasil mengevakuasi bayi gajah itu usai terkena jerat pemburu serta ditinggal oleh kawanannya di kawasan hutan Geumpang di Kabupaten Pidie.

Baca Juga: Bayi Gajah Sumatera Terjerat di Aceh

Kisah Gajah Tyke, Mati Setelah Diterjang 86 Peluru

PT Bumi Flora dan Kematian Gajah yang Terulang