Home / BERITA TERBARU / Banjir Kepung Kota Medan

Banjir Kepung Kota Medan

Sejumlah kendaraan melewati genangan banjir di Jl. Raya Medan – B. Aceh, Peudawa, Aceh Timur, Selasa, 2 Januari 2016. (Zamzami Ali/Klikkabar.com).

KLIKKABAR.COM, MEDAN – Ratusan rumah dilaporkan terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur Kota Medan, Sumatera Utara mulai Sabtu (15/9/2018) siang hingga Minggu (16/9/2018) pagi.

Banjir merendam rumah yang berada di bantaran sungai. Banjir juga terjadi di Pintu I hingga Pintu IV Kampus Universitas Sumatera Utara (USU), Medan. Banjir terparah terjadi di Jalan Dr Mansur depan Kampus USU, yang ketinggian airnya mencapai pinggang orang dewasa.

Banjir juga melanda pemukiman Jalan Dipanegara dekat Jalan Djamin Ginting, Kecamatan Padang Bulan. Di wilayah itu ratusan rumah terendam hingga ketinggian dua meter. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, banjir sudah mencapai 180 cm, seperti di Jalan Pamen Lingkungan III Gang Napindo dan Lingkungan VII, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Medan Baru.

‎Rumah terdampak di Lingkungan II Gang Napindo bertambah menjadi 10 Rumah/12 Kepala Keluarga (KK), Lingkungan VII 20 Rumah/30 KK.

“Warga mengungsi di posko dengan jumlah sekitar 100 Orang. Personel masih di lokasi untuk pemantauan lanjut,” kata Manajer Pusdalops BPBD Kota Medan, M Yunus seperti dilansir dari Sindonews, Minggu (16/9/2018).

Banjir juga melanda Jalan Saudara ‎Gang Mandor, Kelurahan Beringin, Kecamatan Medan Selayang. Ketinggian air sempat menyentuh angka 90-110 cm.

‎Selanjutnya, Jalan Mantri Lingkungan III dan IV Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun. Pengungsian sementara dipusatkan Di Posko Keltana Kelurahan Aur. Untuk di Lingkungan VIII dan IX, Gang Bidan dan Gang Merdeka Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun, pengungsian terpusat di Kantor Lurah Sei Mati.

“Rumah terdampak di Gang Merdeka sebanyak 38 Rumah/92 KK dan Gang Bidan terdampak sebanyak 428 Rumah/572 KK. Area terdampak Banjir luapan semakin Luas. Personel ada di lokasi untuk pemantauan,” ungkap Yunus.

Di Lingkungan VI, Kelurahan Beringin, Kecamatan Medan Selayang, ketinggian air terkini sekitar 90-110 cm. Air memasuki rumah warga dan terus menyusut. “Pengungsian warga untuk sementara nihil. Rumah terdampak banjir sebanyak 98 Rumah/120 KK,” ucapnya.

Selanjutnya, di Lingkungan VII, Kelurahan Titi Rante, Kecamatan Medan Baru, ketinggian air terkini antara 100-150 cm memasuki rumah warga. “Rumah terdampak di Gang Kali sebanyak 40 KK, Gang Sada Arih sebanyak 15 KK, Gang Angkir Sebanyak 15 KK. Warga sudah mengungsi ke daerah yang lebih tinggi,” katanya. (Sindonews)