Home / ACEH / Bireuen Larang Pria & Wanita Semeja di Kedai Kopi

Bireuen Larang Pria & Wanita Semeja di Kedai Kopi

Foto: Istimewa.

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Pemerintah Kabupaten Bireuen mengeluarkan imbauan atau seruan mengenai standarisasi warung kopi ataupun cafe dan restoran di kabupaten tersebut.

Seruan itu tertera dalam selembaran kertas yang ditandatangani oleh Bupati Bireuen, Saifannur tertanggal 30 Agustus 2018.

Hari ini, Selasa (4/9/2018) selebaran seruan larangan itu sudah viral di media sosial, dan menjadi perbincangan dari berbagai kalangan. Ada yang pro dan tak sedikit pula yang kontra.

Dalam kertas itu, ada 14 poin imbauan yang tertera. Dua di antara 14 poin itu adalah berisi larangan kepada pemilik warung kopi, cafe maupun restoran menerima pelanggan yang jenis kelamin perempuan di atas jam 21.00 WIB.

“Dilarang melayani pelanggan wanita di atas pukul 21.00 WIB kecuali bersama mahramnya,” demikian isi dari tulisan itu.

Kemudian, poin lainnya juga disebutkan bahwa pemilik warung kopi, cafe maupun restoran melarang pelanggan laki-laki dan perempuan yang bukan mahram untuk duduk satu meja.

“Haram hukumnya laki-laki dan perempuan makan dan minum satu meja kecuali dengan mahramnya.”

Dalam surat himbauan itu, Bupati Bireuen juga meminta kepada seluruh pemilik warung kopi, cafe maupun restoran untuk membuka usahanya hanya dari pukul 06.00 WIB sampai dengan pukul 24.00 WIB.

Kondisi itu memang berbeda dengan daerah-daerah lainnya di Aceh, terutama di Kota Banda Aceh di mana warung kopi memberi pelayanan selama 24 jam.

Hingga berita ini diturunkan, Klikkabar.com belum memperoleh jawaban dari pihak pemerintah setempat mengenai selebaran imbauan itu. Pesan WhatsApp yang dikirim kepada Wakil Bupati, Muzakkar A Gani pun tak mendapatkan balasan.