Home / BERITA TERBARU / Kisah Gajah Tyke, Mati Setelah Diterjang 86 Peluru

Kisah Gajah Tyke, Mati Setelah Diterjang 86 Peluru

Ilustrasi Gajah Sumatera. (Zamzami Ali/Klikkabar)

Ilustrasi Gajah Sumatera. (Zamzami Ali/Klikkabar)

KLIKKABAR.COM – Ini adalah kisah gila yang terjadi di Hawaii, salah satu negara bagian yang ada di Amerika Serikat pada 20 Agustus 1994, hampir 24 tahun silam.

Tyke merupakan nama yang sangat diingat oleh sebagian besar penduduk Honolulu, Hawaii. Dilansir dari Huffington Post, ketakutan yang bercampur kesedihan tergambar jelas saat mendengar cerita penduduk tentang Tyke yang kini menjadi bagian dari sejarah kota mereka.

Tyke adalah gajah betina Afrika berusia 20 tahun. Ia ditangkap di hutan sewaktu masih bayi. Ia berada di Honolulu dalam rangkaian acara Circus International.

Tiba saat pertunjukan dimulai, Tyke memasuki Blaisdell Arena dan seketika memperlihatkan gelagat yang tidak baik ketika menendang barang-barang yang ada termasuk salah satu pelatih atau instruktur yang dikabarkan mati setelahnya.

Penonton yang berada di arena berpikir bahwa itu adalah bagian dari pertunjukan. Namun, situasi terlihat semakin memburuk karena Tyke ternyata benar-benar mengamuk sehingga membuat penonton segera berhamburan lari dan keluar dari arena pertunjukan.

Tanpa terkendali, Tyke merangsek keluar. Seolah ingin berlari jauh dari tempat yang dianggap sama sekali bukan habitatnya. Ia menerobos gerbang dan berusaha sekuat tenaga untuk kabur dari penderitaan yang selama ini dialaminya.

Hampir 30 menit Tyke berlari di jalanan kota. Ia seolah merasa kebingungan, tidak tau harus kemana. Pelarian terasa kian berat lantaran polisi telah mengepungnya dari berbagai sisi serta menembakinya tanpa ampun.

Tyke, di penghujung hidupnya. (Youtube: People for the Ethical Treatment of Animals)

Akhirnya, Tyke tumbang. Pelarian karena melawan penyiksaan itu terhenti setelah kaki-kakinya tidak mampu menahan lagi berat badannya. Tyke roboh setelah 86 butir peluru menghujam tubuhnya sedangkan orang-orang hanya bisa menyaksikan kejadian itu dari kejauhan tanpa bisa berbuat apa-apa.

Sejak itu, tidak ada lagi pertunjukan sirkus yang menampilkan gajah di Honolulu meskipun tidak ada aturan resmi yang melarangnya. Namun, beberapa pertunjukan sirkus hingga saat ini masih saja menggunakan binatang esksotis seperti gajah, singa dan harimau sebagai alat untuk mencari uang.

Tonton selengkapnya disiniLink Video

Baca Juga: 7 Fakta Bunta, Gajah Jinak yang Mati di Aceh Timur

Bayi Gajah yang Terjerat di Aceh Diberi Nama Amirah

Nasib Kawasan Ekosistem Leuser Kian Kritis

Yuk, Jalan-jalan ke Kawasan Ekosistem Leuser Via Google Earth