Home / ACEH / Pasangan Gay di Aceh Dicambuk 87 Kali

Pasangan Gay di Aceh Dicambuk 87 Kali

Warga merekam prosesi hukuman cambuk di Masjid Baiturrahim, Ulee Lheu, Kota Banda Aceh, Jum’at, 13 Juli 2018. (Zamzami Ali/Klikkabar)

Warga merekam prosesi hukuman cambuk di Masjid Baiturrahim, Ulee Lheu, Kota Banda Aceh, Jum’at, 13 Juli 2018. (Zamzami Ali/Klikkabar)

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Pasangan laki-laki penyuka sesama jenis (gay) dicambuk di halaman Masjid Baiturrahim, Ulee Lheu, Kota Banda Aceh, Jum’at, 13 Juli 2018.

Menurut pantauan Klikkabar.com, masyarakat terlihat sangat antusias menyaksikan prosesi pencambukan meski harus berada di bawah terik matahari. Mereka rela berpanas-panasan dan berdesakan.

Prosesi pencambukan terhadap pasangan gay tersebut juga dibarengi dengan eksekusi terhadap 13 orang, para pelanggar syariat lainnya. Kesemuanya terbukti melanggar Qanun Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Hukum Jinayat.

Prosesi hukuman cambuk di Masjid Baiturrahim, Ulee Lheu, Kota Banda Aceh, Jum’at, 13 Juli 2018. (Zamzami Ali/Klikkabar)

Prosesi hukuman cambuk di Masjid Baiturrahim, Ulee Lheu, Kota Banda Aceh, Jum’at, 13 Juli 2018. (Zamzami Ali/Klikkabar)

Pasangan gay yang berasal dari Semadam, Aceh Tenggara dan dari Kluet Utara, Aceh Selatan, itu dicambuk sebanyak 87 kali. Keduanya terbukti melanggar Pasal 63 Ayat 1 Tentang Liwath.

Mereka sebelumnya ditangkap oleh warga di salah satu kawasan di Banda Aceh sebelum diserahkan ke pihak berwenang. Keduanya tampak mengerang kesakitan, saat pukulan cambuk sang algojo mendarat ke punggungnya.

Keduanya sempat beberapa kali meminta agar pukulan dihentikan seraya meminta minuman kepada petugas medis yang mendampingi diatas panggung.

Kemudian 9 pelanggar Pasal 25 Ayat 1 Tentang Ikhtilat masing-masing dicambuk 21 kali (4 orang), 22 kali (4 orang) dan 1 orang dicambuk sebanyak 26 kali.

Selanjutnya 4 pelanggar Pasal 16 Ayat 1 dan 2 Tentang Khamar masing-masing dicambuk sebanyak 12, 13, 17 dan 27 kali.