Home / ACEH / Nau’zubillah, Warga Pidie Jaya Cabuli 8 Siswa

Nau’zubillah, Warga Pidie Jaya Cabuli 8 Siswa

Ilustrasi.

KLIKKABAR.COM, PIDIE- Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Pidie berhasil menangkap pelaku pencabulan 8 Anak-anak yang masih berstatus pelajar penangkapan dilakukan pada Kamis 12 Juli 2018 sekitar pukul 14.00 Wib.

Pelaku berinisial BM (44) salah seorang petani, warga Kecamatan Bandar Dua, Pidie Jaya. Penangkapan yang dilakukan aparat penegak hukum berdasarkan laporan dari salah satu orang tua korban yang berinisial DM (43). Dalam laporan yang diterima polisi, pelaku melakukan perbuatan asusila itu terhadap anaknya terjadi pada Senin 9 Juli 2018sekira pukul 09.00 Wib.

Atas dasar laporan tersebut, tim yang di pimpin langsung oleh AKP Mahliadi, ST, MM melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara serta memeriksa beberapa saksi, setelah melakukan penangkapan, pelaku diboyong ke Mapolres Pidie guna dimintai keterangan.

Kapolres Pidie AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar, SIK melalui Kasat Reskrim Polres Pidie AKP Mahliadi, ST, MM saat di konfirmasi mengatakan BM ditangkap karena telah melakukan pencabulan terhadap anak-anak di sebuah Gampong yang terletak di Kabupaten Pidie Jaya dengan cara memasukkan korban ke dalam kamar dan membaringkannya di tempat tidur dan menelanjangkan korban lalu menggesek – gesek kemaluannya di atas kemaluan korban, pungkas Mahliadi.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan pengembangan, ternyata pelaku mengakui telah mencabuli pelajar lainnya di Kecamatan Bandar Dua, Kab.Pidie Jaya sebanyak 8 orang korban. Pelampiasan nafsu birahinya tersebut telah dilakukan oleh BM sejak tahun 2015 hingga 2018, sebut AKP Mahliadi.

“Sementara teknik pelaku melakukan pencabulan terhadapa beberapa korbannnya, yakni dengan cara menangkap korban yang sedang berjalan sendirian dan membawa korban ke semak – semak, ada yang di bawa kerumah pelaku, ada yang di bawa ke tempat yang sepi, dengan cara memaksa korban membuka pakaian dan meraba – raba kemaluan korban kemudian pelaku memperlihatkan kemaluannya kepada korban dan terhadap salah satu korbannya ada yang telah dilakukan persetubuhan oleh pelaku layaknya pasangan suami istri,” lanjutnya.

Terkait kasus ini, sambung Mahliadi, telah ditangani di Unit PPA Sat Reskrim Polres Pidie, kini untuk mempertanggung jawabkan perbuatannnya, pelaku harus mendekam di sel Tahanan Mapolres Pidie guna penyelidikan lebih lanjut, sebut Mantan Panit 1 Unit 1 Subdit 1 Ditreskrimsus Polda Aceh tersebut.