Home / BERITA TERBARU / Wiranto: Narkoba Ancaman yang Sangat Luar Biasa

Wiranto: Narkoba Ancaman yang Sangat Luar Biasa

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Menko Polhukam mengaku sangat menyayangkan masih banyaknya korban naskoba. Padahal, setiap lebaran semua aparat keamanan berjaga-jaga agar tidak ada korban lalu lintas. Diungkapkan, tahun lalu ada 700 sampai 800 orang yang meninggal tetapi sekarang bisa ditekan hingga di bawah 300 orang.

“Tapi ini tiap hari, 300 kita biarkan katakanlah kita sadari remaja kita mati karena narkoba. Maka dengan kesadaran ini ancaman narkoba merupakan hal yang sangat luar biasa, ancaman yang betul-betul serius dan harus kita hadapi dengan serius,” kata Menko Polhukam Wiranto.

Menko Polhukam mengajak seluruh komponen masyarakat untuk ikut mendukung program operasionalisasi dari BNN yang sudah mencanangkan program melawan ancaman narkoba dengan cara-cara yang lebih kuat, simultan, dan total.

“Tadi saya menyerukan kepada BNN agar tidak henti-hentinya dan tanpa lelah mencoba koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan yang ada hubungannya dengan ancaman narkoba karena betul-betul ini harus serius sekali,” kata Menko Polhukam Wiranto.

Selain itu, Menko Polhukam juga mengingatkan peran para pencandu yang mendapat rehabilitasi agar dapat dioptimalkan untuk memberikan edukasi, atau mengajak rekan-rekannya untuk menjauhi narkoba melalui pengalaman-pengalaman yang diperoleh selama menjadi pecandu.

“Kita lihat para pencandu yang mendapat rehabilitasi, mereka bersyukur setelah direhabilitasi, merasa dilayani. Pengalaman ini bisa mereka bagikan jangan buat sendiri saja, tetapi disampaikan ke pengguna lainnya untuk insaf,” kata Menko Polhukam Wiranto.

Sementara itu, Kepala BNN Komjen Heru Winarko mengatakan peringatan Hari Anti Narkotika Internasional ini memiliki makna keprihatinan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Ia pun berharap agar peringatan ini bisa menjadi bangsa untuk memerangi dan melawan narkoba.

“Kita menyatukan dan menggerakkan bangsa dengan perang melawan narkoba untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan tentunya bebas dari narkoba, ” kata Heru Winarko.

Tema yang diusung dalam peringatan Hari Anti-Narkotika Internasional tahun ini adalah ‘Listen first, listening to children and youth is the first step to help them grow healthy and safe’. Hadir dalam acara tersebut para kepala lembaga dari instansi pemerintahan dan perwakilan seluruh jajaran BNN Provinsi dan Kota, serta organisasi anti narkoba dari unsur pemerintah.