Home / ACEH / Ribut Soal Sawah, Keuchik Tewas Diparang

Ribut Soal Sawah, Keuchik Tewas Diparang

Ilustrasi.

KLIKKABAR.COM, ACEH UTARA – Rusli Aji, 45 tahun, meninggal dunia setelah dianiaya di areal persawahan Desa Matang Ceubrek, Kec. Baktiya Barat, Kab. Aceh Utara, Rabu, 20 Juni 2018.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kasat Reskrim Iptu Rezki Kholiddiansyah dalam keterangannya kepada Klikkabar.com mengatakan bahwa, Rusli meninggal karena luka dan pendarahan yang cukup parah.

“Korban dianiaya menggunakan parang dan mengalami luka di bagian wajah, kepala, dada dan di bagian tangan,” katanya.

Ia menceritakan, kejadian tersebut bermula saat tersangka IL, 35 tahun, baru pulang dari sawah sekira pukul 14.30 siang tadi.

Di tengah perjalanan, keduanya bertemu dan IL seketika memberhentikan Rusli yang juga Keuchik (kepala desa) setempat.

Setelah turun dari sepeda motor, korban menurut keterangan tersangka mengambil batu dan melemparinya. Perkelahian pun terjadi hingga membuat IL kalap dan menebas korban berkali-kali menggunakan parang yang dibawanya.

Masih menurut keterangan awal, tersangka menaruh dendam lantaran korban pernah menyemprot tanaman padi miliknya hingga mati.

“Korban meninggal dunia di RSUCM Lhokseumawe sedangkan tersangka beserta barang bukti berupa parang dan arit sudah diamankan di Mapolres Aceh Utara,” pungkas Iptu Rezki Kholiddiansyah.