Home / ACEH / Jangan Ada Pungli saat Mudik

Jangan Ada Pungli saat Mudik

Ilustrasi, upacara operasi pengamanan mudik di wilayah hukum Polda Aceh. (Foto: Muhammad Fadhil/Klikkabar)

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Kepala Ombudsman RI Aceh yang juga Ketua Pokja Pencegahan Saber Pungli Aceh, Dr Taqwaddin mengimbau kepada aparatur pemerintah, baik ASN maupun Polri agar jangan melakukan pungutan liar (pungli) dalam memberikan pelayanan publik selama mudik Ramadhan dan Idul Fitri 1439 H.

“Terkait dengan arus mudik lebaran, saya berharap agar institusi terkait membuka pos layanan, sehingga manakala terjadi sesuatu segera akan dapat memberikan pertolongan. Institusi dimaksud antara lain polisi, rumah sakit, dishub, pemadam kebakaran, SAR, dan lain-lain,” kata Taqwaddin dalam rilisnya yang diterima Klikkabar.com, Selasa 12 Juni 2018.

Ia berharap, meski sedang libur cuti bersama, tetapi negara harus selalu hadir bersama masyarakat. Ia mengumpamakan, jangan gara-gara libur sambah menumpuk di mana-mana.

Kata dia, Ombudsman RI Aceh akan memastikan agar posko mudik dan IGD pada setiap rumah sakit kabupaten/kota, unit pemadam kebakaran selalu siap siaga untuk menanggulangi sesuatu kejadian yang tak diharapkan, seperti tabrakan, kebakaran rumah, dan sebagainya.

“Jika ada kejadian darurat harus sesegera mungkin diberikan pertolongan. Kalau bisa jangan sampai adanya korban manusia,” ujarnya.

Selain itu, tambah Taqwaddin, titik penting lainnya yang perlu mendapat perhatian Ombudsman diawasi adalah terminal, pelabuhan, dan bandar udara.

Ia menekankan agar para petugas yang bekerja di sektor ini harus memberi pelayanan optimal kepada masyarakat, dan tidak boleh ada pungli.

“Jika ada yang melakukan pungli silakan SMS atau WA ke 08116811635 (Saber Pungli Aceh) atau 08116722233 (Ombudsman Aceh),” pungkasnya. []