Home / ACEH / Atjeh Connection Foundation Umrahkan Pendiri MIS

Atjeh Connection Foundation Umrahkan Pendiri MIS

KLIKKABAR.COM – Berkah di Bulan Suci Ramadhan, Pendiri Yayasan Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al-Kautsar Kabupaten Aceh Tamiang mendapatkan dua tiket umrah gratis dari Atjeh Conncetion Foundation dan Anggota DPRA Asrizal H Asnawi.

Dua pendiri Yayasan Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al-Kautsar Kabupaten Aceh Tamiang yang mendapatkan tiket umrah yakni Jufri dan isterinya Painem yang selama ini telah mencurahkan tenaga, pikiran dan hartanya membangun Yayasan MIS Al-Kautsar.

Ketua Yayasan Atjeh Connection Foundation, Anita Amir Faisal diwakili Muhammad Zia Urrahman menyatakan pihaknya terus mendukung pengembangan dan peningkatan pendidikan di Aceh.

“Keluarga besar Atjeh Connection Foundation gembira bisa berbagi di bulan maghfirah ini,” ucap Zia Urrahman.

Sementara itu, Asrizal H Asnawi mengatakan, dirinya sudah tiga tahun memberikan award kepada tokoh inspiratif. Kali ini, penerimanya adalah pendiri sebuah sekolah dasar.

“Bu Painem ini mendirikan sekolah walau dirinya tidak pernah mengecap bangku pendidikan. Ini hal luar biasa yang menginspirasi,” kata politisi PAN Aceh ini.

Disebut Asrizal, dirinya hanya memiliki kemampuan untuk memberangkatkan satu orang saja dari pasangan suami isteri pendiri sekolah tersebut.

Untuk itu, ia menjalin komunikasi dengan tokoh Aceh di Jakarta, yakni Amir Faisal yang kemudian bersepakat memberikan satu tiket umrah lainnya kepada pasangan suami isteri inspiratif tersebut.

“Alhamdulillah Abangda Amir Faisal melalui Yayasan Atjeh Connection Foundation terenyuh membantu dan akhirnya Ibu dan Bapak pendiri MIS Al-Kautsar bisa berangkat umrah usai hari raya Idul Adha mendatang,” jelas Asrizal.

“Inilah indahnya berbagi di bulan ramadhan. Dimana membantu sesama merupakan sebuah keikhlasan dan kita perlu banyak belajar dari Pak Jufri dan Ibu Painem,” tutur Asrizal.

Pasangan suami isteri, Painem dan Jufri mengucap terima kasih atas hadiah dua tiket umrah dari Asrizal H Asnawi dan Atjeh Connection Foundation.

“Kami berdua sangat berterima kasih. Hanya Allah yang membalas semua kebaikan bapak-bapak ini,” ungkap Painem berderai air mata.

Sebagaimana diketahui, tujuh tahun lalu pasangan suami isteri ini menghibahkan 3.200 meter persegi tanah miliknya untuk dibangun secara mandiri untuk bangunan sekolah Madrasah Ibtidaiyah.

Berbekal hasil penjualan sayur mayur berupa genjer dan kangkung disisihkan untuk membeli material seadanya, sehingga bangunan dari tepas berlantai tanah dapat dijadikan sekolah bagi anak-anak di pedalaman Aceh Tamiang itu.