Home / ACEH / Sindikat Aceh – Malaysia Dibekuk, 12 Tersangka dan 99 Kg Sabu Disita

Sindikat Aceh – Malaysia Dibekuk, 12 Tersangka dan 99 Kg Sabu Disita

Konferensi pers di Mapolres Langsa, Sabtu, 9 Juni 2018. (Zamzami Ali/Klikkabar)

KLIKKABAR.COM, LANGSA – Tim Gabungan Satgas NIC Bareskrim Polri bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Aceh dan Kanwil DJBC Aceh berhasil membongkar jaringan sindikat peredaran gelap narkotika antar negara, Indonesia dan Malaysia.

Tidak tanggung-tanggung, dalam operasi yang berlangsung selama 10 hari itu, total ada 99 kg narkotika jenis sabu-sabu yang diamankan beserta 20.000 butir pil happy five (H5) yang coba diselundupkan melalui jalur laut dari Penang, Malaysia.

Dir Tipid Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Drs. Eko Daniyanto mengatakan, pengungkapan kasus ini bermula dari penangkapan awal pihaknya di Tanjung Pinang, Batam. Saat itu dikatakannya ada 3 tersangka yang diamankan beserta barang bukti sabu seberat 8 kg.

Kemudian, tambahnya, pada 3 Juni 2018 pihaknya kembali berhasil mengamankan 3 tersangka lainnya di wilayah Perairan Aceh Timur sekitar 35 mil dari Kota Idi beserta barang bukti sabu seberat 11 kg.

Tersangka dan barang bukti saat berada di Mapolres Langsa, Sabtu (9/6). (Zamzami Ali/Klikkabar)

“Setelah kita lakukan pengembangan, masing-masing pada 4 Juni kita berhasil mengamankan 1 tersangka lagi beserta 30 kg sabu dan pada 8 Juni 2018 berhasil kita amankan 4 tersangka lainnya di dua tempat terpisah bersama barang bukti sabu seberat 50 kg,” ujarnya saat menggelar konferensi pers di Mapolres Langsa, Sabtu (9/6).

Sementara itu ia juga menambahkan, seluruh tersangka dimana 9 diantaranya warga Aceh Timur dan 3 warga Tanjung Pinang, bersama seluruh barang bukti akan dibawa serta menjalani proses hukum di Jakarta.

“Seluruh pelaku kemungkinan akan diancam dengan hukuman mati,” pungkasnya.