Home / BERITA TERBARU / Transaksi Pertama Bitcoin, 10 Ribu Keping Hanya untuk Beli Pizza

Transaksi Pertama Bitcoin, 10 Ribu Keping Hanya untuk Beli Pizza

Ilutrasi mata uang digital Bitcoin.

KLIKKABAR.COM – Pada 2010 lalu, Laszlo Hanyecz membuat sejarah setelah melakukan kegiatan yang dipercaya banyak orang sebagai pembelian pertama menggunakan Bitcoin. Saat itu, ia menawarkan 10.000 keping Bitcoin secara online bagi siapapun yang dapat membelikannya dua buah pizza.

Tawaran tersebut diterima oleh rekannya sesama programmer di London, Inggris. Kemudian, pria itu menelepon outlet penjual pizza dekat tempat tinggal Hanyecz di Jacksonville, Florida, Amerika Serikat dan membayarnya menggunakan kartu kredit miliknya.

Lalu, Hanyecz mengirim puluhan ribu Bitcoin tersebut, dengan disusul kedatangan dua pizza hangat yang diinginkannya.

Pada saat itu, Bitcoin bisa dibilang masih sangat murah, nilainya masih USD 0,008. Kini, nilai cryptocurrency paling populer tersebut sudah melonjak drastis di kisaran USD 7.900, atau sekitar Rp 112 juta.

Jika Bitcoin yang digunakan oleh Hanyecz dikonversi dengan nilainya sekarang, maka dua pizza itu akan memiliki harga USD 79 juta, atau Rp 1,1 triliun.

Pria berusia 36 tahun itu pun melakukan perayaan terhadap catatan sejarahnya tersebut. Ia melakukannya bersama para karyawan di bawah naungan GoRuck, startup besutannya yang bergerak di bidang produksi tas serta perlengkapan pendukung untuk bertahan hidup di alam liar.

Tidak hanya menginisiasi pembelian menggunakan Bitcoin, ia pun masih terus mendukung penggunaan mata uang digital tersebut secara luas dengan menerapkannya sebagai metode pembayaran pada startup pimpinannya.

Keputusan ini pun membuatnya mengikuti sejumlah platform besar seperti Valve hingga Reddit yang sudah menerapkan Bitcoin sebagai metode pembayaran.

“Bitcoin sempat menjadi hanya sekadar hobi. Ini pencapaian yang luar biasa bagi saya untuk bisa memberikan pengetahuan mengenai Bitcoin ke lingkungan kerja dan membuatnya dapat menjadi metode pembayaran di situs kami,” kata Hanyecz seperti dikutip dari Forbes.

Di samping itu, ada satu lagi kegiatan yang dilakukannya untuk mendorong implementasi cryptocurrency paling populer tersebut. Pada Februari lalu, ia menerbitkan eksperimennya ketika menggunakan teknologi bernama Lightning.

Teknologi tersebut, sebagaimana dijelaskannya, dibuat untuk meningkatkan kecepatan transaksi Bitcoin yang setiap detiknya hanya mampu menyelesaikan tujuh transaksi. Angka tersebut sangat terpaut jauh jika dibandingkan dengan Visa yang mampu menyelesaikan 24.000 transaksi dalam sedetik.

Bitcoin adalah aset digital yang dikembangkan pada tahun 2009 oleh seseorang dengan nama Satoshi Nakamoto. Aset digital ini sama seperti halnya emas, namun hanya tersedia di dunia digital. Konsepnya mungkin terdengar seperti eGold, walaupun sebenarnya jauh berbeda.