Home / ACEH / Minta “Jatah” tak Dikasih, IRT di Pidie Jaya Dihajar Suami

Minta “Jatah” tak Dikasih, IRT di Pidie Jaya Dihajar Suami

Foto Ilustrasi (Merdeka)

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH- Seorang pria yang berstatus sebagai suami dari AN (39) asal Pidie Jaya,bernama MN (44) tega memukuli istrinya gara-gara ditolak saat minta “jatah” (berhubungan badan-red). Akibatnya, korban mengalami luka memar di bagian mata kiri. Insiden pemukulan itu terjadi di rumah keduanya di Kecamatan Bandar Dua, Pidie Jaya pada Sabtu 12 Mei lalu sekitar pukul 20.00 WIB.

Penangkapan MN berdasarkan laporan pengaduan istri pelaku ke Mapolsek Bandar Dua tanggal 13 Mei 2018 sekira pukul 09.00 Wib dengan nomor laporan polisi LP / 08 / V / Res.16 / 2018 / SPKT.

Dari laporan tersebut tim yang di Pimpin langsung oleh Ipda Faisal, SH melakukan penelusuran keberadaan pelaku di kawasan Gampong Paya Pisang Klat, Kecamatan Bandar Dua, Kab.Pidie Jaya, hasil dari upaya tersebut, akhirnya (MN) ditemukan di Gampong Paya Pisang Klat, tanpa Perlawanan, ia pun digiring ke Mapolsek Bandar Dua untuk dimintai keterangan.

Kapolsek Bandar Dua Ipda Faisal, SH mengatakan, MN ditangkap karena telah melakukan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya.

“Kejadian tersebut terjadi dirumahnya yang berlokasi di Gampong Paya Pisang Klat Kec.Bandar Dua, Kab.Pidie Jaya,  saat kedua pasangan suami istri tersebut selesai makan malam bersama di ruang tamu, kemudian MN mengajak istrinya berhubungan badan, namun karena kelelahan, sang istri menolaknya,” ujar Polsek, Selasa 22 Mei 2018.

Lalu pelaku memaksa dengan cara memeluk istrinya, namun sang istri tetap menolaknya sehingga pelaku melakukan pemukulan dibagian mata sebelah kiri.

“Untuk motif kejadian dikarenakan pelaku tidak diberikan oleh istrinya hubungan suami istri. Kasus ini telah ditangani di Mapolsek Bandar. Kita akan upayakan Mediasi dengan melibatkan para perangkat Gampong untuk menyelesaikan perkara ini, namun bila tidak menemui titik terang, maka akan di lanjutkan ke jalur hukum,” sebut Ipda Faisal, SH.”