Home / ACEH / Ramadhan, Momentum Meningkatkan Rasa Cinta Keadilan

Ramadhan, Momentum Meningkatkan Rasa Cinta Keadilan

KLIKKABAR.COM, PIDIE- Bupati Pidie Roni Ahmad perdana menyampaikan sambutannya malam pertama Ramadhan tahun1439 Hijriah/
2018 Milladiah di mesjid Agung Al-Falah Kota Sigli, Rabu malam 16 Mei 2018.

“Bulan Suci Ramadhan merupakan bulan yang penuh rahmat dengan berbagai kelebihan dan keutamaan yang besar, disamping merupakan bulan pengampunan dan bulan berkah bagi ummat Islam. Disamping itu merupakan perwujudan rasa solidaritas kepada ummat dan rasa ukhuwah yang berdasarkan iman kepada Allah SWT,” ujarnya dihadapan para jamaah Insya dan Tarawih serta witir.

Hal penting lainnya, bahwa Bulan Suci Ramadhan merupakan momentum yang tepat untuk meningkatkan kualitas iman, memperkuat ketaqwaan, menimbulkan rasa cinta kepada keadilan dan persamaan derajat umat manusia, lanjut pria yang kerap disapa Abusyik.

“Memperbanyak amalan serta mempererat hubungan kasih sayang sesama ummat muslim dan umat lainnya. Itulah sebabnya Bulan Suci Ramadhan tidak hanya sebagai ritual keagamaan saja, tetapi merupakan media untuk semakin mendekatkan diri kepada Sang Khalik,” sebutnya.

Sungguh menjadi semakin indah dan bermakna bagi seluruh ummat Islam, apabila bulan yang suci ini dimaknai sebagai kesempatan emas untuk saling memaafkan, saling menghormati sekaligus sebagai wahana pembaharuan diri melalui pikiran dan tindakan yang mulia, katanya lagi.

Membuktikan kecintaan diri kita kepada sang pencipta, melalui perbuatan amal seperti sedekah kepada fakir miskin, bantuan kepada orang-orang yang tertimpa musibah atau bencana serta membutuhkan pertolongan, dan masih banyak perbuatan baik lainnya yang perlu ditingkatkan dalam bulan suci ini.

“Karena itu, untuk menyambut Bulan Suci Ramadhan pada esok hari(kamis-red), maka Saya berharap kepada saudara-saudaraku kaum muslimin dan muslimat di Kabupaten Pidie untuk senantiasa mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya, baik lahir maupun bathin agar ibadah puasa dapat dilaksanakan secara sempurna serta dapat mengim plementasikan hakikat makna ibadah puasa dalam kehidupan sehari-hari,” pinta orang nomor satu di Pidie itu.

Pada kesempatan terssbut juga, ia mengajak kepada seluruh komponen masyarakat Kabupaten Pidie untuk terus mengawal daerah ini sehingga dapat menjadi daerah yang benar-benar menjalankan ajaran agama Islam secara kaffah.

“Saya juga berharap agar kita semua tidak menutup mata terhadap segala hal yang berdampak negatif serta bertentangan dengan visi dan misi daerah dan ajaran agama Islam. Mari sama-sama kita wujudkan masyarakat Pidie yang madani bernafaskan Syiar Islam,” tutupnya.