Home / ACEH / Sahuti Permintaan Bupati Pidie, Surya Paloh Perintahkan Dua Menteri

Sahuti Permintaan Bupati Pidie, Surya Paloh Perintahkan Dua Menteri

 

KLIKKABAR.COM, PIDIE- Bupati Pidie Roni Ahmad menjamu Tokoh Nasional yang juga putra asli Aceh Surya Paloh, usai jamuan makan malam, di sesi temu ramah dalam sambutannya Bupati Pidie menyebutkan, Pidie merupakan salah satu wilayah dengan luas area dan jumlah penduduk yang besar. Terdiri dari 730 Gampong, 94 Kemukiman, tersebar di 23 Kecamatan yang di dataran tinggi hingga pesisir lautan, yang di huni oleh kurang lebih Empat Ratus Tiga Puluh Tujuh Ribu Tujuh Ratus Empat Puluh (437.740) jiwa penduduk.

Lebih lanjut kata dia, di dalam wilayah yang besar ini, tersimpan begitu banyak sumberdaya alam yang bermanfaat bagi kehidupan manusia.

” Kita memiliki wilayah hutan lindung seluas 185.424 Ha, hutan produksi 43.663 Ha, areal sawah seluas 29.391 Ha dan panjang garis pantai kurang lebih 122 Km. Ini semua merupakan tumpuan sumber daya kelangsungan hidup dan turun temurun telah menjadi sumber ekonomi masyarakat Pidie,” ujar Pria yang kerap disapa Abusyik, Sabtu malam 12 Mei 2018.
Berbekal anugerah dari Allah, sumber daya alam dan sumber daya manusia yang besar tersebut, maka kami mengangkat visi Pemerintahan kabupaten Pidie saat ini, yaitu:

“mewujudkanpartisipasi masyarakat dalam membangun Pidie yang mulia, berkualitas, sejahtera dan memiliki masa depan”. Pidie yang meusigrak mulai dari gunung, sawah dan lautan,lanjut Abusyik.

Berbicara tentang hutan katanya lagi, ada harapan dari masyarakat yang dititipkan kepada dirinya untuk disampaikan dihadapan Surya Paloh. Hal ini menyangkut permintaan masyarakat untuk bagaimana diberikan hak untuk mengalih-fungsikan areal hutan lindung menjadi hutan adat, agar bisa dikelola dan dimanfaatkan oleh masyarakat setempat dengan tetap mempertahakan kelestarian ekosistem yang ada.

“Menyangkut sektor perdagangan, masih ada beberapa kecamatan di dalam kabupaten Pidie yang masih belum memiliki pasar yang layak. Selama ini transaksi perdagangan masih berlangsung di pasar-pasar tradisional yang belum berubah wujudnya dari masa dahulu dan tentu menjadi sangat tidak ekonomis bagi masyarakat jika harus menjangkau pasar yang lebih besar di luar areal kecamatan mereka berada,” ujar Abusyik.

Beberapa kecamatan sambungnya, memang sangat membutuhkan pembangunan pasar, dan beberapa pasar yang sudah di kecamatan lainnya membutuhkan peningkatan fungsi dan bangunan, dari pasar tradisional menjadi pasar modern.
Dalam kesempatan tersebut dihadapan Surya Paloh, Abusyik juga menyinggung soal menghadapi ketatnya persaingan di era global terutama pemberlakuan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), yang menuntut semua elemen untuk terus berinovasi dan mengembangkan kapasitas serta kapabilitas di segala bidang.

“Dalam hal ini tidak terkecuali melibatkan Pemerintah Daerah sebagai pemegang peran sentral guna mendorong setiap komponen yang ada untuk terus bersatu padu mengekplor kemampuan dan potensi yang ada agar daya saing daerah juga senantiasa meningkat,” katanya lagi.

Sementara itu, H. Surya Paloh dalam kesempatan tersebut langsung menyajuti permintaan Bupati Pidie, Paloh langsung memerintahkan ajudannya untuk menjadwalkan dua menteri untuk datang ke Pidie menyelesailan permintaan Bupati.

“Saya perintahkan menteri kehutanan untuk datang ke Pidie, begitu juga menteri perdagangan harus ke Pidie dan bangun pasar, ini perintah ketum Nasdem,” ucap Surya yang kemudian disambut tepuk tangan.