Home / ACEH / Forkal: Minat Baca Anak Indonesia Peringkat 60?

Forkal: Minat Baca Anak Indonesia Peringkat 60?

KLIKKABAR.COM, ACEH SELATAN-Forum Komunikasi Alumni Lhokseumawe (Fokal) menyelenggarakan kegiatan “Sejuta Buku Untuk Aceh “ dalam kegiatan tersebut juga di hadiri oleh Asisten 2 Pemkab Aceh selatan (Zaini Bakri) , Anggota DPD RI Rafly Kande dan Penasehat Forum komunikasi alumni lhokseumawe (Fokal) Fajran Zein , pembagian buku tersebut di laksana di SMKN I Tapaktuan.

Dalam kegiatan tersebut Ketua Fokal mengatakan kehadiran Rafly kande sangat peduli terhadap masa depan anak bangsa dan bersedia berjuang bersama-sama dengan kita Ketua Yayasan Forum Komunikasi Alumni Lhokseumawe (Fokal)

“Bapak Rafli Orang Barat Selatan bukan alumni Lhokseumawe, tapi kepeduliannya terhadap masa depan anak bangsa beliau bersedia bersama-sama dengan kita” ujar nya.
Kegiatan sejuta buku untuk Aceh ini telah dimulai sejak pasca tsunami. “Kami berharap kegiatan ini berlanjut, karena minat baca anak Aceh sangat kurang”katanya.

Data Unesco merilis minat baca anak indonesia peringkat 60 dari 60 negara yang disurvei. “yang paling penting adalah bagaimana meningkat minat baca, kita berharap anak-anak bangsa yang selama ini alergi dengan buku, berubah menjadi anak2 yang mencintai buku,”tambahnya lagi.

Rafly kande juga mengajak para siswa/i untuk tidak lalai dan terus membaca buku , “Jadilah kita jadi orang Aceh Selatan yang mampu menaklukkan dunia, Kita tetap jadi orang kampung Aceh Selatan tapi tidak kampungan, kita bangkit dengan ruh ke Acehan, ruh dari budaya kita sendiri untuk bersaing dan bersanding dengan orang lain”ujar Rafli.

Tujuan membagi sejuta buku ini adalah salah satu upaya untuk mencerdaskan anak bangsa Aceh dan dapat menjadi Aceh yang maju sehingga terpenuhi segala tujuannya.

Tidak hanya untuk SMK 1 Tapaktuan, buku tersebut juga diserahkan secara simbolis untuk SMA Negeri Samadua, Mas Labuhan Haji dan sejumlah sekolah lainnya di Aceh Selatan. Selain di Aceh Selatan, buku-buku tersebut juga akan dibagikan ke Aceh Singkil dan Subulussalam.[]