Home / ACEH / DPRA: Tangguhkan Tersangka Sumur Minyak

DPRA: Tangguhkan Tersangka Sumur Minyak

Anggota DPRA Iskandar Usman al-Farlaky (tiga kiri) saat bertemu dengan keluarga tersangka dan Kapolres Aceh Timur di Mapolres setempat, Selasa, 1 Mei 2018. Foto: Istimewa.

KLIKKABAR.COM, ACEH TIMUR – Penetapan status tersangka terhadap 4 warga (1 lainnya telah meninggal) atas kasus ledakan dan kebakaran sumur minyak di Ranto Peureulak, Aceh Timur, terus meenuai sorotan hingga kecaman dari berbagai pihak.

Status tersangka yang dialamatkan kepada B, Keuchik Desa Pasir Putih bersama empat nama lainnya dinilai oleh berbagai kalangan sebagai sesuatu yang janggal dan terkesan terburu-buru.

Baca: Ini Identitas Tersangka Ledakan Sumur Minyak di Aceh Timur

Tetapkan Tersangka Kasus Sumur Minyak, Polisi Dinilai Salah Kaprah

Menanggapi permasalahan tersebut, Selasa, 1 Mei 2018, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Iskandar Usman Al-Farlaky , S.HI, turun langsung menjumpai empat warga yang kini telah ditahan di Mapolres Aceh Timur.

Kedatangan Iskandar yang juga Ketua Fraksi Partai Aceh (PA) itu disambut langsung oleh Kapolres Aceh Timur AKBPWahyu Kuncoro. Di hadapan Kapolres, Iskandar meminta agar keempat tersangka bisa diberikan keringanan berupa penangguhan penahanan untuk sementara waktu.

Selama ini Iskandar mengakui, masyarakat Ranto Peureulak yang jadi korban dalam musibah tersebut kerap menghubungi dan menyampaikan aspirasi pada dirinya, dimana salah satunya adalah meminta ditangguhkan penahanan anggota keluarga mereka.

Masyarakat dikatakannya selama ini juga tidak mengetahui jika perbuatan yang mereka lakukan melanggar hukum dan ketentuan yang ada.

Anggota DPRA Iskandar Usman Al-Farlaky berbincang dengan Kapolres Aceh Timur AKBP Wahytu Kuncoro usai menjenguk tahanan kasus kebakran dan ledakan sumur minyak, Selasa (1/5). Foto: Istimewa.

“Atas nama masyarakat Ranto Peureulak, saya mengajukan dan siap membantu segala persyaratan yang diminta termasuk bersedia menjadi penjamin bagi mereka jika dibutuhkan,” kata Iskandar.

Baca: Korban Ledakan Sumur Minyak di Aceh Timur Butuh Perhatian Ekstra

Sementara itu, Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro menyambut baik usulan yang diajukan oleh politisi muda Aceh Timur itu.  Ia mempersilahkan keluarga tersangka untuk mengajukan penangguhan penahanan.

“Itu merupakan hak tersangka.Silahkan diajukan, nanti penyidik yang akan menilai,” kata AKBP Wahyu Kuncoro.

Baca Juga: Rocky: Sumur Minyak Ilegal Harus Ditutup

Pangdam akan Tindak Tegas TNI yang Terlibat Sumur Minyak Ilegal