Home / ACEH / Ketua Komite: Lima Kecamatan Dukung Penuh Pemekaran Kota Panton Labu

Ketua Komite: Lima Kecamatan Dukung Penuh Pemekaran Kota Panton Labu

KLIKKABAR.COM, ACEH UTARA – Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf, Ketua DPRK Aceh Utara dan unsur pimpinan DPR Aceh T. Irwan Djohan, Komite Pemekaran, dan tokoh panton Labu hadir dalam Focus Group Disscusion (FGD) yang membahas wacana pemekaran Kota Panton Labu di Banda Aceh, Sabtu 7 April 2018.

Ketua komite pemekaran Kota Panton Labu yang juga kordinator acara, Hendra Nurdin dalam jumpa pers mengatakan, pemekaran ini didasari atas keinginan warga. Lima kecamatan di Kabupaten Aceh Utara, yakni Tanah Jambo Aye, Seunuddon, Langkahan, Baktiya, dan Baktiya Barat mendukung penuh wacana pemekaran Panton Labu menjadi daerah otonomi baru di Aceh.

“Dasar pemekaran adalah adanya kebutuhan dari masyarakat dari lima kecamatan. Sejauh ini kita sudah mengantongi 89 dari 186 jumlah Gampong di wilayah tersebut. Ada dukungan dari Pak Keuchik, Ketua Pemuda dan Mukim. Kita sudah memenuhi beberapa persyaratan,” ungkap Hendra.

Apabila pemekaran ini terwujud, maka Kota Panton Labu akan menjadi daerah kabupaten/kota ke 24 di Aceh.

Menurutnya, selama ini kurangnya pelayanan pada proses pelayanan publik menjadi dorongan sehingga pemekaran ini akan semakin baik, cepat dan efektif.

“Karena wilayah besar, sehingga sulit untuk memperoleh pelayanan publik dengan baik dari ibu kota kabupaten,” papar Hendra.

Ditambahkan, selama ini pemerintah kabupaten Aceh Utara dan pemerintah Aceh memberi respon positif terhadap wacana pemekaran ini.

“Pak Wabup menyambut baik dan mendukung, begitu juga dengan DPR Aceh. Dalam waktu dekat ini kita juga akan bertemu dengan Gubernur guna meminta restu dan dukungan,” ujar Hendra.

Dikatakan Hendra, wacana pemekaran ini sudah disuarakan sejak tahun 2003 lalu. Bahkan tim komite pemekaran sudah mempersiapkan SDM untuk tata kelola pemerintahan.

“Segala hal yang menyangkut tentang dokumen telah dipersiapkan. Namun kendalanya saat ini masih sedang moratorium. Namun jika moratorium itu dibuka kita sudah siap mengajukan ke pemerintah pusat, karena dalam hal ini ada tiga insatasi yang mempengaruhi pemekaran ini terealisasi, yaitu Pemkab, Pemprov dan Pemerintah Pusat,” ujarnya.

Hendra menambahkan, lobi-lobi politik juga mulai dilakukan baik dengan pemerintah Aceh ataupun dengan Ditjen Otonomi Daerah Kementrian Dalam Negeri dalam hal ini pemerintah pusat.

“Proposal akan kita sampaikan bulan April dan Mei 2018. Nanti kita juga akan kita deklarasi di Panton Labu namun masih dalam persiapan, karena akan mengundang sekitar 1860 lebih perwakilan masing-masing desa di lima kecamatan,” tambahnya.

Diketahui, warga di lima kecamatan yang siap mendukung Panton Labu dimekarkan, berjumlah 148.500 jiwa. Wilayah ini memiliki luas 665 Km2.