Home / ACEH / Korupsi Bantuan Ternak, Kepala DKPP Lhokseumawe Jadi Tersangka

Korupsi Bantuan Ternak, Kepala DKPP Lhokseumawe Jadi Tersangka

Ilustrasi (via rakyatku.com)

KLIKKABAR.COM, LHOKSEUMAWE – Setelah menjalani tahapan pemeriksaan dan penyidikan, Satuan Reserse Kriminal Polres Lhokseumawe akhirnya menetapkan Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Pertanian Kota Lhokseumawe berinial RZ, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyaluran bantuan ternak.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, SIK, melalui Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha Waruwu, SH, kepada Klikkabar.com mengatakan, RZ sebelumnya berstatus sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi antuan ternak yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Kota Lhokseumawe Tahun 2014 dengan anggaran Rp 14.505.500.000.

AKP Budi mengatakan, sebelumnya penyidik juga telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus tersebut masing-masing PPTK berinisial DH dan PPK berinisial IM.

“Pada hari ini juga langsung dilayangkan surat panggilan kepada tersangka RZ untuk diperiksa sebagai tersangka pada Jum’at, 6 april 2018 mendatang,” kata AKP Budi, Selasa, 3 April 2018.

Ia juga menjelaskan, penetapan RZ sebagai tersangka dilakukan pihaknya setelah penyidik melakukan berbagai tahapan mulai dari pemeriksaan saksi-saksi, penyitaan dokumen, meminta keterangan ahli, audit kerugian negara oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BKPP) Aceh dan gelar perkara  di Mapolres setempat.

“Dalam kasus ini, berdasarkan hasil audit yang dikeluarkan oleh BKPP, negara mengalami kerugian sebesar Rp 8.178.750.000,” demikian tutup AKP Budi Nasuha Waruwu.

Sekedar diketahui, kasus ini pertama kali mencuat pada akhir 2015 silam. Setelah melakukan penyelidikan, polisi akhirnya meningkatkan status kasus ini ke tahap penyidikan pada Juni 2017 dan akhirnya menetapkan dua tersangka sebelumnya pada Desember 2017 sebelum akhirnya, juga menetapkan RZ, selaku orang nomor satu di DKPP Kota Lhokseumawe sebagai tersangka.