Home / ACEH / Terharu, Ini 3 Permintaan Nyak Sandang kepada Jokowi

Terharu, Ini 3 Permintaan Nyak Sandang kepada Jokowi

Nyak Sandang saat bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Foto: Biro Pers Istana Kepresidenan.

KLIKKABAR.COM – Nyak Sandang, warga Aceh Jaya yang ikut menyumbang dana membeli pesawat pertama Indonesia di tahun 1950-an, menyampaikan beberapa permintaan saat bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Salah satunya adalah keinginan Nyak Sandang untuk bisa segera menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.

Pertemuan Jokowi dan Nyak Sandang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (21/3) sekitar pukul 18.25 WIB.

Nyak Sandang datang ditemani anaknya Khaidar dan koordinator Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh Jaya, Maturidi. Mereka terbang dari Aceh Selasa (20/3).

“Ini Pak Jokowi, Ayah. Dia senang sekali bisa bertemu Presiden,” kata Maturidi menerjemahkan Nyak Sandang yang selama berbincang dengan Presiden menggunakan bahasa Aceh, seperti yang disampaikan Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam keterangan tertulisnya, Rabu (21/3/2018).

Nyak Sandang saat bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Foto: Biro Pers Istana Kepresidenan.

Dalam pertemuan itu Nyak Sandang pun mengutarakan beberapa permohonan kepada Presiden. Salah satunya mengenai bantuan untuk operasi katarak.

“Baik nanti saya uruskan untuk kataraknya. Katarak kan operasi ringan, besok tolong di cek ke rumah sakit untuk kataraknya,” jawab Jokowi.

Selain itu, Nyak Sandang meminta agar dibuatkan masjid di kampungnya di Lamno, Aceh. Jokowi menjawab bahwa nanti akan dikirimkan tim untuk mengecek kondisi di sana.

Permintaannya yang ketiga adalah Nyak Sandang ingin menunaikan ibadah haji. “Ingin naik haji. Kalau bisa tahun ini, karena sudah tua,” lanjut Maturidi.

Jokowi mengatakan dirinya akan mengupayakannya dan berkoordinasi dengan Menteri Agama. Sambil menunggu kepastian keberangkatan haji, Jokowi menawarkan Nyak Sandang umrah.

Nyak Sandang saat bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Foto: Biro Pers Istana Kepresidenan.

“Mengingat haji kan ada antreannya, nanti saya bicarakan dengan Menteri Agama,” kata Jokowi.

Dalam pertemuan itu, Nyak Sandang juga menunjukkan bukti obligasi Pemerintah Indonesia tahun 1950 yang dimilikinya kepada Jokowi.

“Terima kasih Bapak Presiden sudah punya waktu untuk kami,” tutur Nyak Sandang. (Detik)

Baca Juga: Nyak Sandang, Pemodal Pesawat Pertama RI Terbang Perdana ke Jakarta