Home / ACEH / Setelah Bansos Kedelai, Kejari Aceh Timur Tetapkan Tersangka Iuran PGRI

Setelah Bansos Kedelai, Kejari Aceh Timur Tetapkan Tersangka Iuran PGRI

Kajari Aceh Timur M. Ali Akbar, SH, MH, memperlihatkan informasi penanganan perkara yang bisa diakses oleh umum di kantor Kejari setempat, Kamis, 9 November 2017. (Zamzami Ali/Klikkabar)

KLIKKABAR.COM, ACEH TIMUR – Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Timur akhirnya menetapkan satu orang tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi iuran Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Aceh Timur.

Tidak tanggung-tanggung, iuran sebesar Rp 5 ribu per bulan dari seluruh guru sejak tahun 2015 hingga 2017 sebesar Rp 200 juta lebih, diduga digunakan untuk kepentingan pribadi KD, salah satu oknum pegawai di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Timur, M. Ali Akbar, SH, MH, melalu Kasi Intel Khaerul Hisam, SH, kepada Klikkabar.com, Kamis, 8 Maret 2018.

“Uang iuran yang berasal dari guru-guru itu diduga tidak pernah disetorkan ke rekening PGRI Kab. Aceh Timur. Sehingga KD, hari ini resmi ditetapkan tim penyidik Kejari Aceh Timur sebagai tersangka dalam kasus tersebut,” kata Khaerul Hisam.

Ia juga menjelaskan, pihaknya masih mendalami kasus tersebut dan tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lain yang terlibat jika memang terbukti bersalah.

“Untuk saat ini tim penyidik baru menetapkan satu orang tersangka. Kita tunggu saja perkembangannya,” tutup Khaerul Hisam, SH.

Baca Juga: Kasus Kantor BPN Aceh Timur Segera Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor

Kejari Aceh Timur Tetapkan 5 Tersangka Kasus Bansos Kedelai

AJMI Apresiasi dan Dukung Kejari Aceh Timur Berantas Kasus Korupsi

ZAMZAMI ALI