Home / ACEH / Warga Diimbau Waspada, Abu Vulkanik Sinabung Capai Pantai Timur Aceh

Warga Diimbau Waspada, Abu Vulkanik Sinabung Capai Pantai Timur Aceh

Seorang pria mengambil gambar Gunung Sinabung yang tengah memuntahkan abu vulkanik tebal ke udara di Karo, Sumatera Utara, Senin (19/2/2018). AFP/Endro Rusharyanto.

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Semburan abu vulkanik dari letusan Gunung Sinabung, Sumatera Utara, terus meluas ke sejumlah daerah di Aceh.

Abu vulkanik tersebut dikabarkan mencapai ke Aceh Tenggara, Aceh Selatan, Gayo Lues, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, dan Kota Lhokseumawe, Senin (19/2) malam).

Baca: Erupsi Sinabung, Abu Vulkanik Capai Agara dan Galus

Sejumlah warga di daerah tersebut mulai merasakan jatuhnya abu vulkanik. Mereka banyak yang sudah mewaspadai efek dari abu vulkanik hingga ada sejumlah warga sudah memakai masker.

“Sejak pukul 19.00 WIB tadi. Ketika diperhatikan, ada hal berbeda saat mengendarai sepeda motor. Sewaktu berhenti, terlihat seperti debu menempel di baju. Setelah ramai diperbincangkan, ternyata itu adalah abu vulkanik diduga dari Gunung Sinabung. Jika ingin terlihat jelas, bisa dilihat pada sinar lampu sepeda motor. Atau kaca-kaca mobil yang terparkir,” kata salah seorang warga Aceh Utara, Ahmad.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Malikussaleh menyebutkan, menurut data terakhir yang dirangkum, debu vulkanik dari letusan Gunung Sinabung memang sudah ada di atas wilayah sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Aceh.

Hingga Senin (19/2) malam, abu tersebut terpantau sudah turun ke permukaan tanah.

“Warga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan karena sangat berbahaya bagi pernapasan dan mata,” kata prakirawan BMKG Malikussaleh, Kharendra Muiz, saat dimintai konfirmasi secara terpisah.

Dia menyebutkan dampak dari material debu dapat menimbulkan iritasi saluran pernapasan hingga infeksi dan tekstur debu memiliki sudut kristal yang tajam sehingga dapat menggores dan menyebabkan iritasi.

Dia mengimbau warga agar menggunakan masker dan kacamata untuk melindungi diri. Warga juga diingatkan agar tidak mengucek mata apabila terkena debu. Soalnya, hal itu dapat menyebabkan goresan pada lapisan kornea mata. (Detik)