Home / ACEH / Gubernur dan Ketua DPRA Kompak Hadiri Aksi Bela Untung Sangaji

Gubernur dan Ketua DPRA Kompak Hadiri Aksi Bela Untung Sangaji

Gubernur Irwandi Yusuf dan Ketua DPRA, Tgk. Muharuddin saat tiba di lokasi acara aksi bela AKBP Untung Sangaji di Banda Aceh, Jum’at, 2 Februari 2018. (Zamzami Ali/Klikkabar)

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Gubernur Irwandi Yusuf dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Tgk. Muharuddin, mendatangi lokasi aksi bela AKBP Ahmad Untung Suriatna atau Untung Sangaji di depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jum’at, 2 Februari 2017.

Baca: Jangan Macam-macam, Kami Bersama Pak Untung !

Kedatangan dua sosok pemimpin tertinggi di Aceh itu disambut antusias ratusan massa yang sedang menggelar aksi. Sedikitnya ada 147 perwakilan ormas dan LSM seluruh Aceh serta Forum Keuchik dan Mukim Se Kabupaten Aceh Utara yang hadir dalam kesempatan tersebut.

Irwandi dan Tgk. Muharuddin kompak bersama-sama membubuhkan tandatangannya sebagai bentuk dukungan moril terhadap Kapolres Aceh Utara AKBP Untung Sangaji yang saat ini gencar dikecam oleh pihak luar terkait aksinya menertibkan serta memberikan pembinaan terhadap belasan waria beberapa waktu lalu.

Baik Irwandi Yusuf maupun Tgk. Muharuddin, terlepas dari kisruh dan polemik APBA 2018 yang melibatkan kedua pihak (eksekutif dan legislatif) itu juga sama-sama kompak naik ke mobil dan menyampaikan orasinya.

Ketua DPRA, Tgk. Muharuddin membubuhkan tandatangannya di acara aksi bela AKBP Untung Sangaji, Jum’at, 2 Februari 2018. (Zamzami Ali/Klikkabar)

BW, sapaan akrab Irwandi Yusuf mengajak seluruh massa dan masyarakat untuk tidak membenci dan memusuhi orang-orang yang ‘terjerumus’ kedalam golongan Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender/Trasnseksual (LGBT).

“Kita membenci perilakunya, bukan orangnya. Yang kita benci adalah sikapnya, sekali lagi saya katakan kita bukan membenci orangnya,” kata Irwandi Yusuf yang disambut oleh pekikan takbir dari massa.

Acara aksi bela dan dukungan serta pembelaan terhadap AKBP Untung Sangaji itu juga ikut dihadiri oleh Anggota Komisi III DPR RI, H. Muhammad Nasir Djamil, S.Ag, M.Si dan Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Safaruddin, SH.

ZAMZAMI ALI