Home / ACEH / Sopir Istri Abusyik Punya Catatan Buruk di Kalangan Pejabat Pidie

Sopir Istri Abusyik Punya Catatan Buruk di Kalangan Pejabat Pidie

Eko Purwanto, sopir yang membawa rombongan istri Abuysik usai mengalami kecelakaan di Tol Cipali, Jumat (8/12). Foto: Istimewa

KLIKKABAR.COM – Sopir Toyota Innova B 1170 GKJ, Eko Purwanto yang terlibat tabrakan dan menewaskan istri Bupati Pidie bersama ajudan dan seorang pendamping di tol Cipali, Jawa Barat, Jumat (8/12/2017), disebut-sebut memiliki catatan buruk dengan sejumlah pejabat Pidie.

Baca: Kecelakaan di Tol Cipali, Istri dan Ajudan Abusyik Meninggal Dunia

Eko Purwanto disebut-sebut tidak terikat kontrak apapun dengan pejabat maupun Pemkab Pidie.

Namun dia dikenal sebagai sopir rental yang jasanya sering digunakan oleh pejabat Pidie ketika kegiatan dinas di Jakarta.

Seorang sumber pejabat Pidie menjelaskan, sejak akhir 2015 Eko Purwanto tidak direkomendasikan lagi untuk menyopiri pejabat Pidie ketika berada di Jakarta maupun untuk kunjungan ke luar Jakarta.

“Ada banyak catatan buruk tentang Eko sehingga sejak akhir 2015 jasanya tidak dipakai lagi oleh pejabat atau orang-orang kita yang sedang di Jakarta. Saya kaget ketika mendapat kabar ternyata yang menyopiri istri Abusyik adalah Eko yang sudah kita putuskan kerja sama sejak akhir 2015,” kata pejabat tersebut.

Contoh catatan buruk Eko, menurut sumber-sumber di kalangan pejabat Pidie adalah cara mengemudinya yang rata-rata kecepatan tinggi dan ketika mengemudi sering menggunakan hp.

Baca: Mobil yang Bawa Istri Abusyik Diduga Melaju 100 Km/Jam

“Ada banyak catatan buruk lainnya yang akhirnya kita putuskan tidak lagi menggunakan jasanya sejak akhir 2015,” lanjut sumber tersebut.

Pascakejadian tersebut, sopir Eko Purwanto tidak mengalami cidera apapun dan saat ini yang bersangkutan sedang dalam pemeriksaan pihak kepolisian.

Berbagai kalangan di Pidie berharap agar berbagai isu miring tentang sopir diusut tuntas. (Serambi)

Baca Juga: Tumpangi Mobil Lain, Abusyik Selamat

Jenazah Istri Abusyik dan Dua Ajudannya Dibawa Pulang ke Aceh

Abusyik dan Jenazah Sang Istri Tiba di Bandara SIM