Home / BERITA TERBARU / Kisah Sedih Penguin di Jepang, Patah Hati Sampai Mati

Kisah Sedih Penguin di Jepang, Patah Hati Sampai Mati

Grape yang jatuh cinta pada Hululu (tobuzoo7/Twitter)

KLIKKABAR.COM – Patah hati tak hanya dirasakan manusia, penguin pun bisa. Bahkan, penguin ini sampai mati karena cintanya bertepuk sebelah tangan.

Inilah kisah penguin malang bernama Grape (21). Grape adalah seekor penguin Humboldt jantan yang tinggal di Kebun Binatang Tobu di Kota Miyashiro, Prefektur Saitama, Jepang.

Grape bernasib malang karena cintanya kepada Midori, seekor penguin betina yang sudah jadi pasangannya selama 10 tahun terakhir, kandas di tengah jalan. Midori meninggalkan Grape demi penguin jantan lain yang usianya lebih muda.

Grape pun terpaksa harus menelan pil pahit. Dia patah hati. Grape terus menyendiri, mengisolasi dirinya, dan memisahkan dari anggota kelompok yang lain. Sampai akhirnya Grape-kun tutup usia.

Tapi ternyata, kisah Grape tidak sesederhana itu. Dihimpun¬†dari beberapa pemberitaan media Jepang, Kamis (30/11/2017), selain Midori, rupanya ada ‘gadis’ lain yang memikat hati Grape-kun.

Selepas dicampakkan oleh Midori, Grape rupanya jatuh hati pada ‘Hululu’. Sayangnya, Hululu ini bukanlah penguin Humboldt betina betulan. Melainkan tokoh kartun dari serial ‘Kemono Friends’ yang ditempatkan di kandang Grape.

Hululu hanyalah papan cardboard yang dibuat sebagai salah satu bentuk promosi di kebun binatang tersebut. Tapi anehnya, Grape memandangnya dengan penuh kasih sayang, selayaknya pasangan sungguhan.

Patah hati Grape menemukan obatnya di Hululu. Grape bisa menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk memandangi Hululu. Meski sepertinya terdengar aneh, tapi Grape benar-benar jatuh cinta pada Hululu.

Saat Hululu disimpan karena ada angin topan kencang, Grape jadi stress berat. Dia tidak bisa memandangi pujaan hatinya lagi. Begitu serangan topan usai, Hululu dikembalikan lagi ke kandang Grape. Grape-kun pun gembira lagi.

Grape-kun, penguin di Jepang yang patah hati sampai mati (tobuzoo7/Twitter)

Setelah peritiwa itu, Grape mulai sakit-sakitan. Sampai akhirnya Grape harus tutup usia. Sepanjang sakit sampai meninggal dunia, staf kebun binatang membiarkan Hululu tetap berada di samping Grape.

Akhirnya, Grape-kun pun meninggal dunia dengan tenang di sisi Hululu pada Jumat (13/10) lalu. Kabar meninggalnya Grape dibagikan Kebun Binatang Tobu lewat akun Twitternya.

“Grape-kun, seekor penguin Humboldt meninggal dunia kemarin. Kami berterimakasih banyak kepada semuanya yang sudah mendukung Grape sampai sekarang,” bunyi pernyataan dari Kebun Binatang Tobu

Kisah Grape-kun menyedot banyak perhatian traveler, terutama di Jepang. Mereka tersentuh dengan kisah cinta Grape-kun kepada Hululu yang tidak berbalas karena mereka adalah 2 makhluk yang berbeda. (Detik)