Home / ACEH / Polisi Bekuk Perampok Tauke Emas di Aceh Timur

Polisi Bekuk Perampok Tauke Emas di Aceh Timur

Ilustrasi. (Zamzami Ali/Klikkabar)

KLIKKABAR.COM, ACEH TIMUR – Personel polisi dari Sat Reskrim Polres Pidie bersama tim Opsnal Sat Intelkam Polres Aceh Timur membekuk lelaki berinisial SH (26) di rumahnya kawasan Dusun Buket Meriam, Gampong Keudee Geureubak Banda Alam, Kecamatan Idi Tunong, Aceh Timur, Sabtu (18/11) pukul 10.00 WIB.

SH ditangkap polisi atas dugaan perampokan terhadap seorang tauke emas bernama Yahya bin Hasballah (40), warga Gampomg Lam Ara, Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh. Aksi perampokan itu terjadi saat Yahya hendak membeli emas dari penambang di lokasi penambang emas tradisional di Gampong Pulo Loih, Kecamatan Geumpang, Pidie, (8/2) pukul 05.00 WIB dini hari.

Kapolres Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar SIK, kepada Serambi, Senin (20/11) mengatakan, penangkapan terhadap SH berdasarkan laporan kepada polisi nomor LP/03/II/2016 sektor Geumpang, tanggal 6 Februari 2016.

“SH diduga melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan menggunakan pipa besi terhadap Yahya bin Hasballah (40) warga Gampong Lam Ara, Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh,” ungkap Andy.

Menurut Kapolres Pidie ini, Yahya bin Hasballah dipukul dengan besi oleh SH saat korban tertidur di dalam kamp milik penambas emas. “Usai memukul korban, SH mengambil uang dari korban sekitar Rp 70 juta, kemudian SH melarikan diri dari lokasi tambang emas di pegunungan Geumpang,” ujarnya.

Selanjutnya, sejak dilaporkan oleh Yahya Hasballah yang menjadi korban perampokan, Polres Pidie memasukkan SH dalam daftar pencarian orang (DPO). Polisi juga menyebarkan foto-foto SH di seluruh Polsek di Aceh

SH kemudian terdeteksi polisi berkeliaran di wilayah hukum Aceh Timur sejak satu bulan lalu. Polisi pun terus mengikuti lokasi singgahan pelaku. Saat SH berada di Dusun Buket Meriam, Gampong Keudee Geureubak, Kec. Idi Tunong, Aceh Timur, anggota Sat Reskrim Polres Pidie bersama Sat Intelkam Polres Aceh Timur pun meringkusnya.

“SH tidak memberikan perlawanan saat ditangkap. Polisi pun sudah mengamankan barang-bukti (BB) satu palu, satu batangan besi dan satu sangkur. SH dibawa ke Polres Pidie karena lokasi kejadian di Geumpang,” tukas Kapolres Andy.

Sebelumnya diberitakan Serambi, lelaki yang menjadi korban perampokan ini sempat ditulis bernama Fazrial atau Fajrian (23). Namun ternyata korban diketahui bernama Yahya bin Hasballah (40), warga Gampong Lam Ara, Kec. Bandar Raya, Kota Banda Aceh.

Perampokan itu terjadi di lokasi tambang emas Geumpang, Pidie, sekitar setahun lalu. Perampokan terjadi saat Yahya tidur di sebuah kamp di kawasan tambang emas tradisional Geumpang. Sebelum dirampok, korban dipukul dengan benda tumpul.

Kasus tersebut diketahui pertama kali Fauzi (32), saat menemukan Yahya pingsan di dalam kamp, saat ia hendak menjual emas kepada Yahya. Yahya akhirnya dirujuk ke Puskesmas Geumpang. Belakangan diketahui dari saksi yang diperiksa polisi, ternyata pelaku yang memukul Yahya berinisial SH. (Serambi)