Home / BERITA TERBARU / Kanada Legalkan Ganja Tahun Depan, Eks Polisi Ikut Berbisnis

Kanada Legalkan Ganja Tahun Depan, Eks Polisi Ikut Berbisnis

Seorang pria Kanada merokok ganja dalam pawai mendukung legalisasi ganja di depan parlemen, April 2016 lalu. Foto/REUTERS/Chris Wattie

KLIKKABAR.COM – Pemerintah Kanada akan melegalkan ganja mulai tahun depan. Para mantan polisi yang sebelumnya menentang, kini berubah sikap dan mulai terjun ke bisnis ganja.

Para mantan perwira polisi yang berubah sikap itu pernah mengajukan hukuman penjara wajib militer untuk pelanggaran penggunaan ganja meski berskala kecil. Salah satu mantan perwira polisi yang berubah sikap itu adalah Julian Fantino, mantan kepala polisi Toronto yang kini menjadi anggota perlemen kubu Konservatif.

Fantino mengaku telah menyadari nilai dari industri obat-obatan secara legal. ”Bagi banyak dari kita, sampai Anda masuk ke dalam masalah ini, yang kita tahu hanyalah stigma yang terkait dengan ganja,” katanya.

“Dan tentu saja ada, tapi ini hanya masalah waktu, sebelum menjadi terapi yang diakui dan jadi obat resep,” ujar Fantino dalam sebuah wawancara, yang dikutip Reuters, Sabtu (18/11/2017).

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau berjanji untuk melegalkan penggunaan ganja dalam kampanye pemilu 2015. Undang-undang baru di negara itu akan membiarkan orang dewasa membeli atau memiliki sejumlah kecil ganja mulai 1 Juli 2018.

Di bawah undang-undang baru, peritel swasta atau pemerintah akan dapat menjual ganja dan produsen berlisensi akan dapat menumbuhkan tanaman tersebut.

Pasar hitam ganja Kanada diperkirakan bernilai antara 7 miliar hingga 10 miliar dolar Kanada per tahun, dengan tingkat penggunaan kaum muda di antara yang tertinggi di dunia. Analis memperkirakan bahwa perdagangan ganja secara legal secara perlahan akan menyingkirkan persaingan yang tidak seimbang.

Fantino dan para mitranya mempromosikan perusahaan mereka yang bernama Aleafia. Perusahaan itu telah melayani ganja medis untuk pasien. Di Kanada, ganja medis sudah legal. (Sindo)