Home / ACEH / AHY: Kita Jangan Jadi Pecundang di Negeri Sendiri

AHY: Kita Jangan Jadi Pecundang di Negeri Sendiri

Agus Harimurti Yudhoyono. (Zamzami Ali/Klikkabar)

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Agus Harimurti Yudhoyono berkunjung ke Aceh, Senin, 13 November 2017. Putra sulung mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono itu akan berada di bumi Serambi Mekah hingga Rabu, 15 November mendatang.

Dalam berbagai agendanya, Agus Harimurti Yudhoyono atau yang kerap disapa AHY melakukan pertemuan dengan insan pers di salah satu warung kopi di Banda Aceh, Senin malam. Usai salat Isya, AHY meluangkan waktu untuk bertatap muka dengan sejumlah pelaku media khususnya yang ada di Kota Banda Aceh.

Sejumlah wartawan lantas mencecar AHY dengan berbagai pertanyaan, usai diskusi yang dibuka oleh Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah. Salah satu diantaranya mempertanyakan agenda politik dibalik kunjungan AHY ke Aceh dan ke beberapa daerah lainnya.

“Bicara agenda 2019 terlalu dini. Saya hanya ingin lebih mengenal Indonesia, ingin mengenal karakteristik masyarakat Indonesia serta ingin mengetahui dinamika yang dihadapi oleh masyarakat,” ujar AHY.

Diakui suami Annisa Pohan ini, walaupun ada pertemuan dengan sejumlah tokoh politik dari setiap kunjungannya ke sejumlah daerah, itu merupakan bentuk komunikasi dirinya dengan semua kalangan yang ada di indonesia.

“Kepentingan saya adalah berproses mempersiapkan diri. Jika berbicara masalah tujuan, biarkan Allah yang menentukan,” katanya.

Tidak kalah penting, menurut pria yang pernah mencalonkan diri sebagai Cagub DKI Jakarta pada Pilkada 2017 lalu, pemuda harus bersikap lebih pro aktif dan mempunyai daya saing agar Indonesia bisa berbicara banyak dalam segala hal serta pemuda harus selalu menumbuhkembangkan kreatifitas yang dapat memajukan bangsa.

“Yang paling penting, kita tidak boleh menjadi pencundang di Negeri sendiri,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu juga, AHY sebagai bagian dari keluarga besar Partai Demokrat berharap agar Nova Iriansyah yang kini menjabat sebagai ketua DPD Partai Demokrat mengulang kembali sejarah kejayaan Demokrat di Aceh seperti ditahun 2009 lalu. “Pak Nova adalah pekerja keras, saya yakin beliau mampu,” pungkasnya.

(Zamzami Ali/Klikkabar)

Turut hadir dalam pertemuan yang berlangsung lebih kurang satu jam itu antara lain Wagub Nova Iriansyah, anggota DPR RI asal Aceh, Muslim, S.HI, MM, dan T. Rifky Harsya, anggota  DPR Aceh Iskandar Daod  serta anggota DPRK Banda Aceh Royes Ruslan dan Isnaini Husda serta tamu undangan lainnya.

ZULKARANAINI