Home / ACEH / UIN Adakan Seminar Kekuatan Politik Media Massa

UIN Adakan Seminar Kekuatan Politik Media Massa

Ketua Aspikom, Dr Heri Budianto, M.Si memaparkan meteri pada seminar nasional di Aula PPs UIN Ar-Raniry, Banda Aceh, Rabu 1 November 2017. (Muhammad Fadhil/Klikkabar)

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Program Pasca Sarjana UIN Ar-Raniry mengadakan seminar komunikasi nasional di Aula Pasca Sarjana kampus setempat pada Rabu, 1 November 2017.

Seminar yang bertema “Kekuatan Politik Media Massa” ini menghadirkan pemateri Dr Heri Budianto, M.Si (Ketua Aspikom), Dr A Rani Usman, M.Si (Ketua Prodi KPI Pps) dan Muhammad Hamzah, M.Kom (Ketua KPI Aceh).

Dalam kesempatan itu, juga dilakukan penandatangan MoU (kerjasama) antara Program Pasca Sarjana UIN Ar-Raniry dengan Aspikom Aceh, Fikom Mercu Buana, KPI Aceh dan ISKI Aceh.

Kegiatan dibuka oleh Direktur Program Pasca Sarjana, Prof Syahrizal Abbas. Dalam sambutannya, Prof Syahrizal mengatakan media massa sangat mempengaruhi kehidupan masyarakat terutama perpolitikan Indonesia saat ini.

“Topik ini sangat relevan untuk dibahas, pertama komunikasi sangat universal, kedua dalam rangka pengembangan komunikasi dalam konteks global. Hampir dapat dipastikan peran media massa itu sangat luar biasa,” ujar Syahrizal.

Sementara, Dr Heri Budianto dalam paparannya memaparkan materi dengan tema Politik, Media dan Opini Publik. Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan bahwa lahirnya media di Indonesia tak terlepas dari kepentingan politik.

“Banyak media-media milik petinggi-petinggi partai dan ini harus diakui,” kata Heri.

Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk teliti saat mengikuti setiap pemberitaan yang ditayangkan di media-media di Indonesia, meskipun itu dikategorikan dalam media mainstrem.

“Saat Pilpres 2014, kita dibingungkan dengan adanya dua versi pemberitaan, TV pulan memberitakan informasi ini begini, sedangkan TV satu lagi memberitakan begitu, sehingga publik bingung dan tidak tau yang mana yang benar,” sebutnya.

Seminar ini diikuti oleh puluhan peserta yang terdiri dari mahasiswa UIN Ar-Raniry, akademisi, praktisi media dan masyarakat umum. []

REPORTER: MUHAMMAD FADHIL