Home / ACEH / Rutan Idi Rusuh, Napi Minta Kepala Rutan Diganti

Rutan Idi Rusuh, Napi Minta Kepala Rutan Diganti

Kapolres Aceh Timur AKBP Rudi Purwiyanto, SIK, M.Hum dan Wakapolres Kompol Apriadi saat menemui para napi di Rutan Idi, Senin, 25 September 2017. (Zamzami Ali/Klikkabar).

KLIKKABAR.COM, ACEH TIMUR – Ratusan warga binaan (narapidana) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Cabang Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, mengamuk seraya melancarkan aksi protes terhadap Kepala Rutan, Senin, 25 September 2017 sore.

Dalam aksinya, penghuni Rutan Idi yang berjumlah kurang lebih 380 orang itu mendesak dan menuntut agar Kepala Rutan segera diganti atau dipindahkan. Mereka menilai, Kepala Rutan yang saat ini memimpin Rutan Idi tidak mampu menjalankan tugasnya dengan baik.

Demi mengamankan aksi para napi agar tidak melebar terlalu jauh, puluhan personel Polres Aceh Timur yang dipimpin langsung oleh Kapolres AKBP Rudi Purwiyanto, SIK, M.Hum dan Wakapolres Kompol Apriadi, turun langsung menemui para napi ke dalam rutan. Pihak kepolisian menampung keluhan para napi yang telah berkerumun dibalik pagar dan selanjutnya meminta perwakilan para napi untuk membicarakan persoalan yang terjadi dengan Kepala Rutan.

Setelah berada di dalam ruangan, perwakilan para napi mengutarakan keluh kesah yang dialami selama ini hingga berujung kepada aksi protes tersebut. Dalam curhatannya, para napi mempertanyakan berbagai persoalan mulai dari over kapasitas rutan, proses pengurusan Pembebesan Bersyarat (PB) dan Cuti Bersyarat (CB), menagih janji pemasangan televisi dan mempertanyakan susahnya pengurusan cuti (keluar) jikalau ada anggota keluarga yang sakit atau meninggal. Selain itu, persoalan kebersihan juga dikeluhkan oleh napi.

Ka Rutan Idi, Irdiansyah Rana saat memberikan keterangan didepan Kapolres Aceh Timur AKBP Rudi Purwiyanto, SIK, M.Hum dan Wakapolres Kompol Apriadi pasca kerusuhan di Rutan Idi, Senin, 25 September 2017. (Zamzami Ali/Klikkabar).   

“Kami sudah mengusulkan 30 berkas PB/CB, 26 diantaranya sedang menunggu proses di Kanwil Kemenkum HAM Aceh. Pagi tadi kita juga telah usulkan 10 PB/CB dan hal ini dilakukan tanpa pungutan biaya,” kata Kepala Rutan Idi, Irdiansyah Rana, A.MD.IP, M.Hum.

Sementara itu, mengenai janji pemasangan televisi dikatakannya belum bisa direalisasikan lantaran belum adanya anggaran. Sedangkan masalah kebersihan, pihaknya mengaku telah berkoordinasi dengan instansi terkait sejak jauh-jauh hari. Setelah Kepala Rutan menjawab seluruh keluhan para napi, perwakilan napi bersama Kapolres dan sejumlah perwira lainnya kembali menemui para napi.

Namun, suara ‘Ganti Kepala Rutan’ kian gencar diteriakkan oleh para napi sembari memukul pagar dan pintu yang terbuat dari besi. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih berjaga-jaga di Rutan Idi meski suasana mulai sedikit kondusif.

REPORTER : ZAMZAMI ALI