Home / BERITA TERBARU / Jika Terpilih, Agung Suryamal Akan Bangun ‘Pasar Kreatif Lokal’

Jika Terpilih, Agung Suryamal Akan Bangun ‘Pasar Kreatif Lokal’

IST

KLIKKABAR.COM, BANDUNG – Potensi kerajinan dari Jawa Barat saat ini menjadi perhatian Calon Gubernur Jawa Barat 2018, Agung Suryamal. Agung melihat kerajinan Jawa Barat belum merajai pasar di daerah Jawa Barat sendiri. Padahal sangat kaya dengan produk kerajinannya, seperti kerajinan rotan Cirebon, kerajinan kulit Garut, Kerajinan tanduk Bogor ataupun yang lainnya.

“Hasil produksi kerajinan Jawa Barat ini kualitasnya bagus-bagus, tapi sayang produknya kurang dilirik oleh masyarakat daerah Jawa Barat sendiri, saya ingin buat ‘Pasar Kreatif Lokal’,” ungkap Agung saat ditemui di Bandung, Jum’at 18 Agustus 2017.

Menurut Agung, kerajinan Jawa Barat kini lebih banyak diminati oleh masyarakat luar seperti Jakarta dan Bali. Pada tahun 2016 saja suplai hasil kerajinan ke Jakarta dan Bali mencapai 70 persen. Padahal jika diminati juga oleh masyarakat lokal produk ini bisa menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang potensial di Jawa Barat.

“Biasanya kalau yang beli orang luar mereka pasti membelinya dengan sistem borongan, jadi harga dari pengrajin ke konsumen rentangnya bisa jauh sekali,” imbuh Agung.

Agung menuturkan meskipun beberapa pengrajin telah sukses meraup untung dari hasil penjualan ke luar daerah hingga luar negeri, namun banyak pula pengrajin kecil yang tidak bisa memenuhi permintaan pasar luar. Seperti yang dialami oleh pengrajin bambu di Kabupaten Majalengka yang terancam gulung tikar karena tidak memiliki akses untuk memasarkan produknya ke luar daerah.

“Fokusnya memfasilitasi pengrajin-pengrajin kecil yang masih sulit memasarkan produknya. Jabar kan punya Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah), nanti dekranasda bekerjasama dengan daerah sejabar untuk bangun ‘Pasar Kreatif Lokal’ di tiap daerah,” imbuh Agung yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum KADIN Jawa Barat.

Tokoh pengusaha yang memiliki trah keturunan dari pesantren Suryalaya tersebut mengungkapkan bahwa pentingnya produk lokal dicintai dan di konsumsi masyarakat Jabar sendiri.

“Sehingga pemerataan ekonomi terdorong, lantaran pengusaha kecil dan menengah memiliki potensi pasar yang jelas. Baginya kedepan ‘pasar kreatif lokal’ bisa sekaligus menjadi tempat pagelaran seni dan tempat pelatihan untuk para pengunjung,” tutup Agung yang juga penggagas “Jihad Ekonomi” itu. (rel)