Home / ACEH / Mahasiswa dan Pemuda Aceh Adakan Refleksi 12 Tahun MoU Helsinki di Yogyakarta

Mahasiswa dan Pemuda Aceh Adakan Refleksi 12 Tahun MoU Helsinki di Yogyakarta

IST

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Dalam menyambut 12 tahun usia MoU Helsinki, Komite Mahasiswa dan Pemuda Aceh Nusantara (KMPAN) akan menyeleggarakan acara refleksi 12 Tahun MoU Helsinki dengan tema “Diskusi, Kenduri dan Aksi”

Agenda yang diselenggarakan di Yogyakarta ini dilaksanakan dalam 2 rangkaian acara. Rangkaian pertama, acara diskusi tentang MoU Helsinki dan turunan-turunannya yang akan diselenggarakan Sabtu malam, 12 Agustus 2017 di Balegadeng jalan kartini, 1A Sagan, Yogyakarta.

Dalam diskusi ini, KMPAN menghadirkan 5 pembicara asal Aceh, mereka adalah Nezar Patria (Anggota Dewan Pers), Fajran Zein (Ketua KKR Aceh), Malik Feri Kusuma (KontraS), M Natsir Djamil (DPR RI) dan Nurzahri (DPR Aceh).

Tiga nama yang disebutkan awal merupakan perwakilan dari kalangan intelek-profesional yang masing-masingnya akan menarasikan ulang bagaimana masa depan Partai Lokal, KKR Aceh dan penyelesaian masalah pelanggaran HAM di Aceh selaku turunan dari butir-butir MoU Helsinki.

sedangkan dua nama yang terakhir disebutkan adalah politisi dari DPR RI dan DPR Aceh. jika tidak berhalangan, keduanya akan mencoba melihat kembali status dan kedudukan MoU Helsinki dan Undang-Undang Pemerintahan Aceh terkait relasinya dengan kebijakan dari Jakarta.

Rangkaian acara yang kedua adalah Kenduri dan Aksi. Acara ini akan diselenggarakan pada Selasa, 15 Agustus 2017 di Asrama Ponco Sultan Iskandar Muda yang dilanjutkan dengan aksi longmarch ke Tugu Yogyakarta.

Sekjen KMPAN, M Imam Abda mengatakan, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi refleksi bersama dana mengetahui sejauh mana sudah realisasi butir-butir MoU Helsinki terhadap kesejahteraan, keamanan, kedamaian terhadap rakyat Aceh.

“Selain itu harapan besar dari acara refleksi ini adalah dapat menghasilkan rekomendasi-rekomendasi yang dapat menjadi pembelajaran sejarah bagi masyarakat sipil khususnya dari kalangan mahasiswa dan pemuda,” pungkasnya. (rel)