Home / BERITA TERBARU / Empat Pertanda Mobil Sudah Butuh Diservis

Empat Pertanda Mobil Sudah Butuh Diservis

Ilustrasi | Foto: The Star

KLIKKABAR.COM – Seberapa pun canggihnya mobil di dunia, tentu dibutuhkan perawatan agar performa tetap terjaga. Caranya yakni melakukan servis secara berkala. Jika itu tak dilakukan, mogok bakal menjadi momok yang mesti siap dihadapi para pemilik mobil.

Sebenarnya ada empat tanda yang bisa dideteksi para pemilik jika mobilnya sudah butuh dilakukan servis. Membiarkan mobil dalam kondisi buruk adalah sikap salah, karena kerusakan bisa merembet ke mana-mana.

Berikut empat tanda mobil Anda butuh servis seperti dilansir Autoevolution, Rabu 12 Juli 2017.

1. Asap tebal

Anda harus perhatikan apa yang keluar dari knalpot mobil Anda. Asap tebal yang dihasilkan knalpot mengindikasikan masalah potensial pada mesin. Pengecekan ini dapat dilakukan dengan bantuan teman atau cermin. Ada empat jenis asap yang mengindikasi masalah mesin; warna putih, abu-abu, biru dan hitam. Setiap warna mengindikasikan masalah yang berbeda. Biaya perbaikan dapat lebih murah bila segera mengatasinya setelah mendeteksi indikasi tersebut.

Asap putih; menandakan masalah pada kepala silinder sehingga mesin mengirimkan air melalui knalpot. Pada kendaraan bermesin diesel menandakan adanya masalah saat injeksi pompa bahan bakar. Pengabaian pada hal ini dapat menyebabkan kerusakan kepala silinder.

Asap biru; menandakan mesin menyerap minyak. Jika asap biru keluar setelah start atau ketika mempercepat laju kendaraan, maka perlu mengganti ring piston. Bila dibiarkan maka akan memunculkan aroma tertentu dalam mobil. Tentu perbaikannya cukup mahal.

Asap hitam; segera lakukan tune-up. Hal ini juga bisa terjadi pada kendaraan mesin diesel maupun mesin bensin.

Asap abu-abu; bisa mengindikasikan beberapa masalah, dari katup PCV yang rusak hingga kerusakan kepala silinder. Jika hal ini terjadi, segera periksa tangki pendingin. Lalu segera juga periksa kepala silinder jika Anda melihat ada minyak di sana.

2. Kebocoran

Ada banyak jenis cairan dalam mobil Anda yang bisa bocor sewaktu-waktu. Cek rutin mobil setiap minggu dan lihatlah posisi awal parkir, apakah ada cairan yang tertinggal di sana. Berbagai kebocoran dapat diketahui hanya dengan mengecek secara rutin tempat parkir. Dan jangan pernah abaikan kebocoran sekecil apa pun, karena dapat berakibat fatal.

Jika terdapat cairan aneh di pelek –meski tidak melintasi genangan atau tempat basah– berarti ada kebocoran pada kaliper atau cairan rem yang dapat menyebabkan rem blong. Segera periksa wadah cairan rem jika pedal terasa lebih ringan daripada biasanya.

Anda dapat melihat kebocoran minyak hanya dengan memeriksa bagian antara kepala silinder dan blok silinder. Kebocoran pada pendingin dapat diamati dengan mudah saat mobil beroperasi. Kebocoran cairan pengatur daya dapat dilihat dari cairan residu dari pompa dan tangki.

Sementara kebocoran pada suspensi paling sulit ditemukan, karena Anda harus melihat bagian shock absorber. Solusi termudah segera panggil montir untuk mengatasi kebocoran pada mobil Anda.

3. Suara mendecit dan berderak

Suara mendecit dan berderak pada mobil memang sulit diindikasi. Namun tak perlu khawatir, Anda masih dapat berkendara aman hingga sampai di bengkel. Jika suara bising semakin parah, Anda perlu bantuan mobil derek. Jika mobil mengeluarkan suara ketika Anda menarik penuh roda kemudi, Anda perlu perhatikan sistem daya setir mobil.

Jika suara derakan hilang saat mobil berjalan, namun terdengar saat mobil diam, itu karena sabuk yang sudah tua, sehingga Anda perlu segera menggantinya. Suara ketukan menandakan kerusakan parah. Ada kerusakan pada mesin bagian depan dan ini tentu membutuhkan biaya yang mahal. Jika suara ketukan terdengar konsisten, Anda bisa periksa level minyak. Suara ketukan yang sangat rendah menandakan ada masalah pada tappet. Jika suara ketukan terdengar keras, segera hubungi montir.

4. Kesalahan ganjil

Masalah macam ini tidak muncul setiap hari, hanya muncul pada saat-saat tertentu. Misalkan, Anda merasa bahan bakar cepat habis padahal gaya mengemudi Anda tidak berubah. Itu menunjukkan saatnya melakukan tune-up dan pengecekan.

Jika mesin sulit untuk dinyalakan pada saat tertentu, segera beritahu montir atau tanyakan saat perawatan rutin. Pastikan terus memeriksa pengukur suhu pendingin (jika ada). Untuk mobil yang telah dimodifikasi, periksa tekanan minyak dan pengukur suhu oli agar Anda dapat menemukan masalah yang potensial sebelum terjadi. Sadari hal-hal aneh pada mobil Anda dan catatlah, katakan pada montir ketika melakukan perawatan rutin. (Viva/Autoevolution)