Home / ACEH / Eks Kombatan GAM Gelar Zikir dan Do’a Bersama di Makam Syuhada Idi Cut

Eks Kombatan GAM Gelar Zikir dan Do’a Bersama di Makam Syuhada Idi Cut

Eks kombatan GAM berfoto bersama di Makam Syuhada Desa Seuneubok Tuha Sa, Darul Aman, Aceh Timur, Kamis, 29 Juni 2017. (Zamzami Ali/Klikkabar)

KLIKKABAR.COM, ACEH TIMUR – Puluhan mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Sagoe Meja Ijoe, menggelar acara zikir dan do’a bersama di Makam Syuhada di Desa Seuneubok Tuha Sa Idi Cut, Kec. Darul Aman, Kab. Aceh Timur, Kamis, 29 April 2017.

Kebanyakan mantan GAM yang meninggal dunia selama Aceh dilanda konflik puluhan tahun lalu hingga berakhir damai pada tahun 2005 itu dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Caleu, Idi Cut. Dalam kesempatan tersebut, para mantan kombatan juga menyantuni sejumlah anak yatim yang menjadi korban konflik di kawasan itu.

“Disini telah terbaring para teman, sahabat dan komandan kami yang meninggal dunia saat konflik. Mereka semua dimakamkan disini,” kata Wakil Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Darul Aman, Adnan M. Ali alias Odon.

Puluhan mantan GAM yang dikebumikan di TPU tersebut antara lain Almarhum M. Hasan (Panglima Hasan Kek), M. Ali (Geuchik Ali), M. Isa (Amin Tabasyan), M. Yani (Raja Ubit), Muzakir (Teungku Batee), Sulaiman (Totok), Mulyadi (Ateng), Ibnu Hasan (Bungong Jambe), Nasir, Asri (Waled), Saifullah (Blideung), Armia (Pepsoden), Hasbi, M. Khaidir, Irwansyah, Rusli Aceh, Abdul Rani (Umpang Baret), Rusli (Banteng), Amat Diman, Syukri dan Jailani.

“Selain sebagai tanda ingat kami yang masih hidup terhadap teman-teman yang meninggal dunia dalam perang di Aceh, zikir dan doa ini juga bagian dari kebersamaan diantara mantan GAM kini bernaung dibawah payung Komite Peralihan Aceh (KPA),” tambah Odon didampingi Ketua Panglima Daerah III Idi, Rusli Daud alias Liton.

Usai zikir dan doa bersama, Odon juga menyerahkan santunan terhadap janda dan anak yatim korban konflik di kawasan itu. Meskipun ini merupakan kegiatan perdana, namun jumlah mantan GAM yang hadir mencapai 100 orang lebih yang berasal dari berbagai desa.

“Alhamdulillah, kita berharap kegiatan ini terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya dan dipusatkan di Makam Syuhada ini,” harap Liton. []

REPORTER : ZAMZAMI ALI