Home / ACEH / Filosofi Pelatih Timnas Asal Aceh ini Saat Melatih Tim

Filosofi Pelatih Timnas Asal Aceh ini Saat Melatih Tim

Foto: tigapilarnews

KLIKKABAR.COM – Pelatih tim nasional (timnas) U-16 Indonesia, Fakhri Husaini, menegaskan bahwa timnya tidak bergantung kepada satu pemain saja.

Pernyataan tersebut adalah jawaban Fakhri seusai memimpin sesi latihan di Stadion Atang Sutresna, Cijantung, Rabu (21/6/2017), ketika ditanya oleh awak media apakah timnas U-16 bergantung kepada Rendy Juliansyah.

“Tidak (bergantung). Saya punya banyak penyerang. Tim ini tidak tergantung kepada Rendy. Tim ini juga tidak tergantung seseorang,” kata Fakhri.

Tidak bertumpu hanya kepada satu pemain saja juga merupakan filosofi dari pelatih asal Aceh tersebut.

“Saya tidak pernah menggantungkan nasib tim kepada seseorang saat melatih tim mana pun,” tegasnya.

Saat Indonesia menjuarai Tien Phong Plastic Cup 2017 di Da Nang, Rendy terpilih sebagai pencetak gol terbanyak dengan catatan enam gol. Semua gol tersebut diciptakan Rendy saat Indonesia mengalahkan Taiwan dengan skor 11-0.

Selain Rendy, Hamsah Lestaluhu didapuk menjadi pemain terbaik. Pemain asal Tulehu tersebut mengungkapkan kenyamanannya bermain bersama Rendy di lini depan.

“Sama Rendy sudah ngerti permainan dia. Bisa satu atau dua sentuhan. Yang lain belum terlalu ngerti,” kata Hamsah.

Hamsah dan Rendy mengaku yakin timnas bisa berjaya pada Piala AFF U-15 di Thailand pada Juli 2017. Indonesia tergabung di Grup A  bersama Australia, Laos, Myanmar, Singapura, dan tuan rumah Thailand.

“Keunggulan Indonesia dibanding tim lain adalah kekompakkan dan fisik. Contoh fisik kami lebih baik saat melawan Vietnam. Banyak pemain yang mengalami keram. Kami tidak ada,” tutur Hamsah yang mengidolakan Andres Iniesta tersebut.

Timnas akan melakoni pemusatan latihan terakhir di Cijantung hingga 4 Juli. Di sela-sela pemusatan latihan tersebut, timnnas dijadwalkan menggelar satu laga uji coba. (Kompas)