Home / ACEH / Haji Uma Tinjau Pos Mudik Lebaran

Haji Uma Tinjau Pos Mudik Lebaran

IST

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau yang lebih akrab disapa Haji Uma meninjau pos mudik lebaran Rencong 2017 di Lambaro Aceh Besar pada Selasa, 20 Juni 2017. Kedatangan Haji Uma disambut langsung oleh Kapolsek Ingin Jaya, Iptu NuzuFitra selalu penanggung jawab pos.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat sejauh mana persiapan bersama menghadapi arus mudik lebaran idul fitri 1438H, karena bidang perhubungan merupakan salah satu bidang kerjanya di Komite II DPD RI.

“Kita melihat persiapan sudah cukup baik, pos sudah mulai di fungsikan sejak H-5 sampai H+10 lebaran nantinya” ungkap Haji Uma

Pos mudik lebaran tersebut melayani para pemudik yang lelah dan sakit atau ingin mendapatkan Informasi, pos juga disamping di lengkapi jaringan komputernisasi untuk percepatan akses data dan Informasi, Haji uma menghimbau kepada pemudik untuk lebih berhati-hati dalam perjalan, utamakan keselamatan, segera istirahat jika sudah lelah jangan di paksakan, supaya tidak terjadi musibah di jalan yang dapat berakibat fatal.

“Kita akui angka kecelakaan di jalan raya di Indonesia sangat lah tinggi apalagi di Aceh bahkan mencapai 52 persen pada tahun 2016, artinya kalau di kalkulasikan mencapai 850 orang lebih pertahun, kita berharap angka kecelakaan di tahun ini dapat diminimalisir,” ungkapnya lagi.

Angka kematian di jalan karena kecelakaan di Indonesia sampai saat ini tercatat lebih besar dibandingkan akibat penyakit, bahkan korban kecelakaan lalu lintas di jalan raya saat ini didominasi usia produktif 16-30 tahun.

Berdasarkan data Polri, jumlah kecelakaan lalu lintas di Indonesia pada 2015 sebanyak 98.970 kejadian dengan korban meninggal dunia sebanyak 26.495 jiwa, dari rincian tersebut, setiap hari terdapat rata-rata 72 korban Jiwa.

Melihat besarnya dampak dari kecelakaan jalan, sudah selayaknya semua stakeholder menyatukan visi untuk meningkatkan kepedulian publik terhadap keselamatan di jalan.

Sementara itu, data Global Status Report on Road Safety (WHO, 2015), menyebutkan, setiap tahun terdapat 1,25 juta orang meninggal dan 50 juta orang luka berat akibat kecelakaan lalu lintas yang terjadi di seluruh dunia, dari total jumlah korban tersebut 90% diantaranya terjadi di negara berkembang.

“Dalam hal ini kita berpesan kepada seluruh pemuda dan remaja di Aceh agar tidak melakukan balap liar dan dan kebut-kebutan di jalan raya, peninjauan ini merupakan salah satu bidang kerja Komite II DPD RI terkait perhubungan,” pungkas Haji Uma. (rel)