Home / ACEH / Aliansi Mahasiswa Aceh Harap BEM Unsyiah Cepat Sadar

Aliansi Mahasiswa Aceh Harap BEM Unsyiah Cepat Sadar

Ketua AMA, Zulfikar (IST)

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Kritikan dan kecaman terus berdatangan dari sejumlah kalangan yang merasa dirugikan akibat pencatutan nama BEM se-Aceh oleh BEM Unsyiah saat memberi penghargaan kepada Gubernur Aceh Zaini Abdullah beberapa waktu lalu.

Di antara kritikan tersebut datang dari Aliansi Mahasiswa Aceh (AMA). Dalam siaran persnya yang diterima Klikkabar.com, Selasa 20 Juni 2017, Ketua AMA, Zulfikar sangat menyesalkan pencatutan yang dilakukan sepihak oleh BEM Unsyiah.

AMA menilai, pemberian penghargaan yang diserahkan BEM Unsyiah kepada Gubernur Aceh Zaini Abdullah pada Minggu, 18 Juni 2017 dan membawa nama BEM se Aceh telah melukai hati seluruh mahasiswa se-Aceh.

Zulfikar berharap agar BEM Unsyiah cepat sadar bahwa tindakan yang dilakukan tersebut tindakan yang sangat bodoh dan salah serta mengotori tubuh BEM se-Aceh.

“Kok beraninya mereka BEM Unsyiah itu mengklaim BEM se-Aceh, padahal selama ini Unsyiah jarang dilibatkan dalam rapat rapat ataupun silaturahmi antar sesama mahasiswa Aceh karena sikap mereka yang tidak konsisten dan terkesan plin-plan,” kata Ketua AMA, Zulfikar.

Zulfikar mengatakan, selama ini, apapun pergerakan yang dibangun oleh mahasiswa Aceh, Unsyiah selalu menarik diri.

Menurutnya, penghargaan yang diberikan Unsyiah dengan mengatasnamakan BEM se Aceh itu seakan-akan Zaini Abdullah telah sukses membangun Aceh 5 tahun terakhir.

“Padahal nol besar, prestasinya hanya merombak kabinet kerja dan pemerintahannya pun berjalan di tempat,” jelasnya.

“Jadi mereka tidak usah sibuk klarifikasi kesana kesini kalau mereka sadar minta maaflah pada BEM se Aceh karena BEM se-Aceh bukanlah milik sepihak Unsyiah, tapi milik seluruh BEM yang ada di Aceh, kalau pun permintaan maaf itu enggan dilakukan lebih baik Unsyiah keluar saja dari forum BEM se-Aceh, tanpa Unsyiah pun BEM se-Aceh ini juga akan hidup,” pungkas Zulfikar yang juga aktivis dari USM. []