Home / ACEH / “Sangat Disayangkan Jika Terbukti Ada Bos Besar di Mega Proyek Masjid”

“Sangat Disayangkan Jika Terbukti Ada Bos Besar di Mega Proyek Masjid”

Sekjend Dema UIN Ar-Raniry, Mahyuddin Usman.

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Dewan Mahasiswa (DEMA) UIN Ar-Raniry sangat menyayangkan jika memang terbukti ada bos besar dibalik mega proyek Masjid Raya Baiturrahman. Sebagaimana diketahui masjid ini adalah sebuah masjid kebanggaan seluruh rakyat Aceh, begitu banyak sejarah yang tersembunyi di sana. Dan sekarang telah mengeluarkan pesona baru bagi Aceh dan Indonesia, tapi dibalik keindahan itu semua terbukti adanya kejanggalan-kejanggalan aneh setelah madjid kebanggaan kita yang baru-baru ini diresmikan setelah direnovasi.

“Sangat kita sayangkan jika nanti ternyata ada bos besar di balik mega proyek Masjid Baiturrahman. Dan mungkin Saja hal ini tidak hanya pada mega proyek Baiturrahman, masih banyak proyek besar seperti pembagunan Fly Over Simpang surabaya dan lainnya,” kata Sekjen Dema UIN Ar-Raniry, Mahyuddin Usman melalui siaran tertulisnya. Sabtu 17 Juni 2017.

Ia menambahkah bahwa, pemerintah telah mengucurkan dana yang tidak sedikit diikuti dengan penambahan-penambahan dana yang lumayan besar untuk mempercantik masjid bersejarah ini. “Yang pada akhirnya juga asangat kita sayangkan, baru-baru ini BPK menemukan adanya persoalan pada pembangunan masjid itu.”

Kita ketahui bersama baru-baru ini atas pengakuan salah satu Pimpinan DPR Aceh, dalam proses penambahan dana tersebut ternyata tidak ada konfirmasi kepada DPR Aceh, sehingga tidak sesuai dalam RAPBA Aceh. Legislatif sebagai lembaga pengawasan justru tidak dilibatkan, tak tahu menahu tentang penambahan dana tersebut, lanjut Mahyuddin.

“Hal ini akan menjadi bahan diskusi untuk terus mengadvokasi permasalahan ini ke permukaaan. Kita akan terus mengawasi dan mengajak seluruh elemen Mahasiswa untuk ambik sikap atas persoalan ini, walaupun masa Gubernur tinggal beberapa hari lagi, tapi beliau selaku pemangku Jabatan kekuasaan tertinggi di Aceh juga ikut bertanggungjawab atas persoalan ini,” sebutnya.

Ia menegaskan, DEMA UIN Ar-Raniry mengharapkan agar BPK dan KPK juga terus aktif untuk memantau dan mencari para mafia keuangan yang bermain di Aceh hari ini. (Rel)