Home / ACEH / Tim Saber Pungli Kembali Lakukan OTT di Pidie Jaya

Tim Saber Pungli Kembali Lakukan OTT di Pidie Jaya

KLIKKABAR.COM, PIDIE JAYA – Tim Saber Pungli Pidie dan Pidie Jaya yang dipimpin oleh Waka Polres Pidie Kompol Tirta Nur Alam, SE berhasil menangkap tangan (OTT) kasus pemotongan uang yang terjadi di salah satu puskesmas di Kabupaten Pidie Jaya. Rabu 17 Mei 2017.

Penangkapan tersebut didapat Ketua Tim Saber Pungli berdasarkan informasi yang diterima melalui pesan singkat (sms) tentang adanya pemotongan uang jasa JKN Pegawai Puskesmas yang dilakukan oleh oknum pegawai.

Seperti dilansir dari Tribrata News Polres Pidie, dari laporan tersebut, Tim Saber langsung mendatangi lokasi, serta mendapati oknum tersebut sedang membagi-bagikan uang jasa kepada pegawai dari puskesmas yang sudah menerima jasa dengan rincian sebagai berikut  yakni 10 persen perorang untuk jasa pegawai bakti dan Rp 500.000,- (lima ratus ribu) untuk biaya Akreditasi Puskesmas.

Di lokasi tim berhasil mengamankan barang bukti uang tunai hasil pemotongan JKN sebesar Rp 19.463.000, daftar penerima jasa JKN Puskesmas, Dokumen daftar pembayaran 10 % yang digunakan untuk tenaga bakti, dokumen / absensi sumbangan sukarela pegawai, PTT dan Honorer untuk Akreditasi Puskesmas serta Absen rapat , daftar hadir tentang kesepakatan bersama mengenai pengumpulan uang 10 % dan uang Rp 500.000,- perorang / perpegawai.

Waka Polres Pidie Kompol Tirta Nur Alam, SE yang juga selaku Ketua Tim Saber Pungli Pidie dan Pidie Jaya membenarkan telah terjadi Operasi Tangan Tangan (OTT) terhadap 3 oknum pegawai oleh tim saber pungli Kab.Pidie dan Pidie Jaya.

Penangkapan tersebut terkait pemotongan dana JKN yang dilakukan oleh ketiga oknum pegawai tersebut terhadap para pegawai lainnya sebesar 10 persen yang akan diperuntukan untuk jasa pegawai bakti dan Rp 500.000 (lima ratus ribu) perpegawai untuk biaya Akreditasi Puskesmas.

Kini ketiga ketiga oknum pegawai itu telah diamankan di Mapolres Pidie oleh Tim Saber Pungli Kab. Pidie dan Pidie Jaya untuk dimintai keterangan dan penyelidikan lebih lanjut.