Home / BERITA TERBARU / Eks Dubes Rusia untuk Indonesia Tembak Mati Pacarnya lalu Bunuh Diri

Eks Dubes Rusia untuk Indonesia Tembak Mati Pacarnya lalu Bunuh Diri

Mantan Duta Besar (Dubes) Rusia untuk Indonesia Alexander Shilin menembak mati kekasihnya kemudian bunuh diri di apartemennya di Moskow, kemarin. Foto/Facebook/east2west news

KLIKKABAR.COM – Mantan Duta Besar (Dubes) Rusia untuk Republik Indonesia (RI) Alexander Shilin menembak mati pacarnya dan putri dari pacarnya yang baru berusia empat tahun. Dia kemudian bunuh diri dengan senapannya, kemarin.

Menurut polisi insiden berdarah yang melibatkan Shilin, 43, terjadi apartemennya di Moskow. Mantan diplomat ini dikenal sebagai pemburu liar yang kerap dikritik karena membunuh hewan langka di Afrika.

Shilin yang tercatat sebagai diplomat penting di dinas luar negeri pemerintah Presiden Vladimir Putin membunuh kekasihnya, Anastasia. Korban tersungkur di lantai setelah ditembak kepalanya dari jarak dekat.

Tak lama kemudian, dia menembak mati putri dari kekasihnya yang berusia empat tahun. Gadis cilik itu ditembak saat dia melarikan diri setelah menyaksikan pembunuhan ibunya.

“Kami tahu tentang tragedi tersebut bersama pegawai kementerian (terkait). Polisi sekarang memeriksa semua keadaan,” kata seorang sumber pemerintah Rusia, seperti dikutip dari Daily Mirror, Rabu, 17 Mei 2017.

Ketiga jasad dalam tragedi penembakan ini ditemukan oleh saudara kembar Shilin, Alexey—yang juga seorang diplomat—yang tinggal di lantai atas apartemen Shilin. Alexey mendatangi lokasi kejadian setelah mendengar jeritan sebelum penembakan terjadi.

Seorang teman pelaku yang menolak disebut namanya, menyesalkan tindakan Shilin. ”Saya tidak akan pernah mengharapkan Alexander melakukan hal seperti ini,” katanya.

”Dia memberi kesan orang yang pandai. Dia agak aneh, tapi tidak sampai mengancam kehidupan seseorang. Dia sangat menyukai sejarah Nazi Jerman,” ujarnya.

”Dia mengumpulkan swastika dan lambang Kekaisaran Jerman, dan dia membeli seragam tentara, mendengarkan nyanyian dan pawai Nazi Jerman, dan dan menyimak literatur periode itu,” lanjut teman Shilin.

Kekasih Shilin yang ditembak mati sebelumnya bekerja untuk Kementerian Luar Negeri Rusia periode 2002-2005.**(Sindo)