Home / BERITA TERBARU / Persidangan Ahok Menggambarkan Hukum Indonesia Masih Menyedihkan

Persidangan Ahok Menggambarkan Hukum Indonesia Masih Menyedihkan

Ahok saat mengikuti sidang terkait kasus penistaan agama. | @Okezone

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Hukum di Indonesia dinilai masih jauh dari rasa keadilan. Salah satu indikasinya bisa dilihat dari perkara dugaan penistaan agama yang melibatkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau dikenal Ahok.

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah menilai permainan hukum diperlihatkan dalam persidangan dengan terdakwa Ahok. Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menilai gambaran hukum tersebut sangat menyedihkan.

“Dalam perkara penistaan agama kita telah menyaksikan sandiwara yang panjang. Dungu rasanya jika kita tidak melihatnya,” ujar Fahri dalam akun Twitter @Fahrihamzah, Jumat, 21 April 2017.

Menurutnya, harapan akan tegaknya keadilan hukum sangat tergantung pada hakim. Maka itu, dia berharap hakim bisa bersikap tegas dan adil dalam memutuskan hasil persidangan perkara yang melibatkan Ahok.

“Dan ujian hukum terakhir akan dialami oleh para wakil Tuhan itu,” ucapnya.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam persidangan perkara dugaan penistaan agama menuntut Ahok satu tahun penjara dengan percobaan selama dua tahun. JPU menilai terdakwa Ahok terbukti bersalah melakukan tindak pidana di muka umum, melakukan penghinaan atau ujaran kebencian.**(Sindo)