Home / BERITA TERBARU / Hendak Rampok Toke Sabu, Empat Warga Aceh Utara Diringkus Polisi

Hendak Rampok Toke Sabu, Empat Warga Aceh Utara Diringkus Polisi

Kasat Reskrim Polres Aceh Timur, AKP P. Harahap memperlihatkan senjata api milik tersangka saat menggelar konferensi pers di ruang kerjanya, Jum’at, 14 April 2017. (Zamzami Ali/Klikkabar).

KLIKKABAR.COM, ACEH TIMUR- Empat warga Aceh Utara diamankan tim gabungan Sat Intelkam dan Sat Reskrim Polres Aceh Timur di Desa Cot Keh, Kecamatan Peureulak, Kab. Aceh Timur, Rabu, 12 April 2017 sekira pukul 19.00 WIB.

Keempatnya berinisial MM, 33, warga Desa Blang Reuma, Kecamatan Meurah Mulia, RT, 41, warga Desa Alue Papeun, Kecamatan Nisam Antara, MR, 33, warga Desa Meudang Ara, Kecamatan Syamtalira Aron dan ZD, 34, warga Desa Blang Rumang, Kecamatan Meurah Mulia.

Kapolres Aceh Timur AKBP Rudi Purwiyanto, SIK, M.Hum melalui Kasat Reskrim AKP Parmohonan Harahap mengatakan, saat dilakukan penggeledahan terhadap tersangka, petugas menemukan sepucuk senjata api laras pendek, 33 butir amunisi, sebutir amunisi AK, borgol, baju kaos dan tas warna hitam.

“Semua barang bukti tersebut ditemukan didalam jok sepeda motor milik salah satu tersangka,” kata AKP Parmohonan Harahap saat menggelar konferensi pers di ruang kerjanya, Jum’at, 14 April 2017.

Penangkapan tersebut dikatakannya bermula saat pihaknya mendapati laporan tentang keberadaan keempat tersangka yang menimbulkan kecurigaan dari masyarakat. Setelah diinterogasi, mereka mengakui bahwa telah menyusun rencana akan melakukan aksi perampokan terhadap salah satu tauke (bos) pemasok sabu-sabu dari Malaysia.

“Mereka mengakui telah melihat jalur lokasi yang sering digunakan untuk memasok sabu di perairan Kuala Bugak, Peureulak. Aksi tersebut direncanakan akan dilaksanakan pada malam harinya,” jelasnya seraya mengatakan pihaknya juga sedang menyelidiki siapa target (toke) yang dimaksud oleh tersangka.

AKP Parmohonan Harahap juga menjelaskan, pihaknya saat ini sedang memburu salah satu nama lainnya berinisial D yang kini masuk kedalam Daftar Pencarian Orang (DPO). D diduga bertindak sebagai kaki tangan sekaligus informan bagi keempat tersangka.

“Keempat tersangka disergap saat sedang duduk di salah satu warung kopi. Kini tersangka bersama dengan seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Aceh Timur guna penyelidikan lebih lanjut,” demikian tutup AKP Parmohonan Harahap.

REPORTER : ZAMZAMI ALI