Home / ACEH / Breaking News: Dua Pelaku Penembakan Brutal di Aceh Timur Diringkus Polisi

Breaking News: Dua Pelaku Penembakan Brutal di Aceh Timur Diringkus Polisi

Rumah korban penembakan di Peunaron, Aceh Timur. (Zamzami Ali/Klikkabar).

KLIKKABAR.COM, ACEH TIMUR – Pihak kepolisian berhasil mengamankan dua terduga pelaku penembakan brutal terhadap dua warga Peunaron, Aceh Timur yang terjadi pada Minggu pagi, 5 Maret 2017 lalu.

Baca: Saat Muntahan Peluru Kembali Bersileweran di Aceh Timur

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Goenawan mengatakan, kedua terduga pelaku yang berhasil diamankan yakni AR, 31 tahun, warga Peureulak, Aceh Timur dan MJ, 30 tahun, warga Ranto Peureulak, Aceh Timur. Keduanya ditangkap secara terpisah oleh tim gabungan Polres Aceh Timur, Ditreskrimum Polda Aceh dan Densus 88.

Sebelumnya, pihak kepolisian telah bekerja keras berusaha mengungkap kasus itu serta telah memintai keterangan dari 19 orang saksi sehingga titik terang kasus tersebut sedikit mulai terlihat.

“AR bertindak sebagai perencana dan pengatur aksi sementara MJ berperan sebagai pembantu dalam aksi penembakan tersebut,” kata Kombes Pol Goenawan melalui siaran pers yang diterima Klikkabar.com, Senin, 20 Maret 2017.

Sementara itu, tambahnya, pihaknya saat ini juga masih terus melakukan pengejaran terhadap dua pelaku yang masih kabur. Kedua pelaku lainnya itu dikatakan memiliki peran vital selaku eksekutor (penembak) korban dan pemilik senjata api yang digunakan untuk menembak korban.

Baca: Aceh Timur Kembali Memanas, Dua Warga Diberondong OTK

“Selain melakukan penahanan kedua tersangka, kita juga menyita barang bukti satu unit mobil rental Toyota Avanza putih yang digunakan oleh para pelaku seraya meminta keterangan dari pemilik mobil berinisial MH,” ujar Kombes Pol Goenawan.

Mengenai motif yang mendasari aksi penembakan, ia menjelaskan awalnya pelaku merasa kesal dan sakit hati lantaran korban mengejeknya saat proses rekapitulasi suara seusai perhelatan pilkada Aceh Timur pada 15 Februari 2017 silam.

“Motifnya untuk sementara kita simpulkan didasari karena dendam terhadap korban sehingga pelaku berniat menghabisi nyawa korban,” tutup Kombes Pol Goenawan.[]

REPORTER : ZAMZAMI ALI