Home / ACEH / Aksi Heroik Sipir Gagalkan Pelarian Lima Napi Rutan Idi

Aksi Heroik Sipir Gagalkan Pelarian Lima Napi Rutan Idi

Lima narapidana yang hendak kabur saat diamankan di Rutan Idi, Aceh Timur, Senin, 20 Maret 2017. (Zamzami Ali/Klikkabar).

KLIKKABAR.COM, ACEH TIMUR – Jam dinding menunjukkan pukul 14.30 WIB. Sejumlah narapidana di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Idi, Aceh Timur, disibukkan dengan berbagai aktivitasnya masing-masing.

Sejumlah pegawai rutan (sipir) juga terlihat berjaga-jaga seperti biasanya. Namun, suasana mendadak tegang dan riuh saat seorang sipir melihat ada narapidana yang hendak kabur sedang berada di atas atap rutan.

“Ayo siap-siap semuanya, ada tahanan yang mau kabur,” teriak Idris atau yang akrab disapa Nato, eks kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang dipercayakan sebagai petugas keamanan di Rutan Idi.

Selanjutnya, sipir berhamburan keluar rutan, narapidana yang didalam rutan pun seolah ikut membantu menggagalkan upaya percobaan lima tahanan itu. Beberapa benda dilempar ke atap untuk mengagalkan pelarian. Sorakan dan teriakan ‘Ada yang kabur.. Ada yang kabur’ juga ikut menggema ke seluruh penjuru rutan.

Kepala Rutan Idi, Irdiansyah Rana kepada Klikkabar.com mengatakan, ada lima narapidana yang hendak melarikan diri. Namun, berkat kesigapan petugas, upaya pelarian itu pun dapat digagalkan.

“Sipir dapat menangkap tahanan saat melompat keluar tembok. Tahanan yang melompat selanjutnya juga berhasil ditangkap. Dua tahanan yang masih berada diatas atap juga berhasil dirayu untuk turun sedangkan satu tahanan lain belum sempat memanjat atap,” jelasnya.

Kelima narapidana yang hendak melarikan diri tersebut diketahui bernama Ridwan Bin Abubakar, 41 dan Arif Bin Abdillah, 18 (kasus asusila), M. Djakfar Bin Abdul Wahab, 32 dan Sofyan Bin Yakop, 48 (kasus ganja) serta Marsudin Bin M. Nur (kasus sabu-sabu).

Kini sejumlah tahanan yang mengalami luka-luka sedang menjalani perawatan di klinik rutan seraya diinterogasi lebih lanjut oleh petugas.[]

REPORTER : ZAMZAMI ALI